Dapatkah sindrom kering menyebabkan trombositopenia?

Sindrom kering adalah penyakit autoimun umum, yang dapat menyebabkan kerusakan multi-sistem dan multi-organ dalam tubuh. Sistem hematologi adalah salah satu sistem yang paling sering diserang oleh sindrom kering, dan pasien dapat mengalami trombositopenia, disertai anemia dan hiposelularitas. Berbagai autoantibodi dapat terbentuk pada sindrom kering, dan beberapa di antaranya ditargetkan pada sistem darah. Penelitian yang ada menemukan bahwa sekitar 13% pasien dengan sindrom kering dapat mengalami trombositopenia, 20% pasien dapat mengalami anemia, dan 16% pasien dapat mengalami hiposelularitas. Jika pasien dengan sindrom kering mengalami trombositopenia, mereka harus meninjau trombosit mereka secara teratur dan memperhatikan aktivitas sehari-hari mereka untuk menghindari tindakan berbahaya seperti menabrak, dll. Ketika menyikat gigi, mereka harus memperhatikan apakah gusi mereka berdarah, yang dapat digunakan untuk menunjukkan tingkat trombositopenia. Makanan yang lembut dan mudah dicerna harus menjadi andalan makan sehari-hari, hindari makanan keras, sambil secara aktif merawat dan meningkatkan trombosit sejak dini.