Merkuri agak beracun dan tidak mudah didapat. Dalam kasus termometer merkuri yang rusak, biasanya merkuri akan menguap dalam waktu sekitar delapan jam pada suhu ruangan. Merkuri, jika menguap menjadi gas di dalam ruangan, dapat dengan mudah terhirup dan dapat menyebabkan gejala keracunan seperti pusing, sakit kepala, mual dan muntah. Untuk menghindari keracunan, cara yang benar untuk menangani termometer merkuri yang rusak adalah dengan: membuka jendela dan menjaganya agar tetap berventilasi baik; kumpulkan bola-bola merkuri yang jatuh ke lantai dan masukkan ke dalam botol kecil, berhati-hatilah agar tidak menyentuh merkuri dengan tangan Anda selama proses ini; bersihkan lantai dengan larutan besi klorida, larutan pemutih, atau bubuk sulfur, lalu kirimkan merkuri yang telah terkumpul ke bagian perlindungan lingkungan atau laboratorium kimia untuk diamankan. Secara umum, ketika termometer merkuri rusak, merkuri yang mudah menguap biasanya tidak mencapai standar keracunan, jadi jika dapat ditangani tepat waktu, biasanya tidak menimbulkan efek serius pada tubuh manusia dan tidak perlu terlalu khawatir.