Pertimbangan Bedah Vitreoretina

  Pra-operasi: 1. Pada saat masuk, berinisiatiflah untuk memberi tahu dokter dan perawat mengenai riwayat kesehatan mata dan sistemik, riwayat alergi obat dan riwayat pengobatan, serta secara aktif mengontrol tekanan darah dan gula darah jika disertai hipertensi dan diabetes.  2. Lakukan tes laboratorium seperti pengambilan sampel darah, biasanya dalam keadaan perut kosong.  3 . Lakukan pemeriksaan umum dan pemeriksaan spesialis yang relevan, bicaralah dan tandatangani.  4 . Lakukan pekerjaan pembersihan pra-operasi (seperti mencuci rambut, mandi, dll.), pastikan tidur dan cegah kedinginan.  5 . Persiapkan diri dengan baik untuk operasi pada hari operasi: kenakan pakaian bedah, singkirkan benda logam dan barang berharga dari tubuh Anda, buang air kecil dan besar sebelum operasi, dan tunggu operasi.  Setelah pembedahan: 1. Pengobatan antiinflamasi, hemostatik, dan analgesik lokal atau sistemik, jaga agar luka tetap bersih dan kering.  2. Hindari merokok, alkohol, dan makanan yang merangsang pedas, makanlah dengan ringan dan jaga agar perut tetap terbuka.  3. Hindari pekerjaan fisik yang berat dan olahraga berat, serta hindari perjalanan udara dan menyelam jika Anda memiliki gas intraokular.  4 . Terus mengontrol tekanan darah dan gula darah, dll. Penyakit sistemik mempengaruhi pemulihan mata.  5. Pertahankan posisi tubuh tertentu. Banyak pasien dengan penyakit vitreoretinal memerlukan injeksi intravitreal sejumlah gas atau minyak silikon secara intraoperatif, dengan menggunakan tegangan permukaan gas dan minyak silikon untuk mengompres fisura retina dan mendorong reposisi retina.