Apakah kelumpuhan wajah bisa sembuh dengan sendirinya?

  Facial palsy bukan hanya sebuah penyakit, tetapi sering kali merupakan gejala dari penyakit lain. Saraf wajah memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri setelah lesi terjadi, tetapi kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri sangat bervariasi, tergantung pada kondisi masing-masing individu, serta penyebab dan tingkat penyakitnya, dan perawatan yang wajar harus diberikan sejak dini.  Bentuk yang paling umum dari kelumpuhan wajah adalah kelumpuhan saraf wajah idiopatik, yang ditandai dengan kelumpuhan wajah perifer, dengan kelumpuhan otot-otot ekspresi wajah di satu sisi, hilangnya garis depan, ketidakmampuan untuk mengerutkan dahi, kelopak mata yang tidak sempurna, lipatan nasolabial yang dangkal, sudut mulut yang terkulai, meneteskan air liur, menggembungkan pipi, bersiul, dan kebocoran udara. Pada fase akut, terapi hormon oral yang dikombinasikan dengan vitamin B harus digunakan, dan jika perlu, obat antivirus seperti asiklovir dapat ditambahkan. Hal ini sangat membantu untuk mencegah perkembangan gejala sisa. Faktor-faktor yang memengaruhi pemulihan dari neuritis wajah bergantung pada tingkat keparahan kondisi dan apakah pengobatannya tepat waktu dan masuk akal. Prognosisnya lebih baik pada pasien yang lebih muda dengan nyeri papiler pada saat timbulnya, mereka yang menderita diabetes, hipertensi, aterosklerosis, angina pektoris, atau riwayat infark miokard sebelumnya, dan lebih buruk pada pasien yang lebih tua, dengan kasus kelumpuhan wajah yang lebih ringan yang memiliki tingkat kesembuhan sebesar 92% atau lebih, tanpa pengobatan. Biasanya, sekitar 80% pasien pulih dalam beberapa minggu atau 1-2 bulan, dan kembalinya rasa dalam waktu 1 minggu menunjukkan prognosis yang baik. Lumpuh wajah tidak lengkap dapat pulih atau disembuhkan dalam waktu 1-2 bulan, sedangkan lumpuh wajah lengkap membutuhkan waktu 2-8 bulan atau bahkan 1 tahun untuk pulih, dan sering meninggalkan gejala sisa.  Penyebab umum lain dari kelumpuhan wajah adalah penyakit serebrovaskular, yang dimanifestasikan sebagai kelumpuhan wajah sentral, yang bermanifestasi sebagai kelumpuhan di bawah fisura mata.  Kesimpulannya, meskipun saraf wajah memiliki kemampuan tertentu untuk menyembuhkan dirinya sendiri, perawatan dini harus dilakukan untuk mengklarifikasi penyebab terjadinya kelumpuhan wajah dan untuk mendorong pemulihan fungsi saraf, sehingga mengurangi komplikasi dan gejala sisa.