Apa cara ilmiah untuk membiarkan anak-anak menonton TV?

Kehidupan modern tidak dapat dipisahkan dari TV, tetapi bagi anak-anak, menonton TV yang tidak ilmiah dapat menyebabkan kerusakan penglihatan dan pendengaran, serta kelainan psikologis dan perilaku. Jadi bagaimana cara membiarkan anak-anak menonton TV menjadi lebih ilmiah? Yang pertama adalah waktu menonton TV, semakin muda usianya, semakin sedikit waktu untuk menonton TV. Ada dua konsep di sini, pertama adalah durasi setiap kali menonton TV secara berurutan: secara umum, bayi di bawah usia 1 tahun sebaiknya menonton TV kurang dari 10 menit setiap kali; balita berusia sekitar 2 tahun sebaiknya menonton TV kurang dari 20 menit setiap kali; dan anak-anak berusia 3 tahun ke atas sebaiknya menonton TV kurang dari 30 menit setiap kali. Konsep lainnya adalah jumlah kumulatif waktu yang dihabiskan untuk menonton TV per hari: kurang dari 30 menit per hari untuk anak di bawah usia 3 tahun; dan tidak lebih dari 60 menit per hari untuk anak di atas 3 tahun. Yang kedua adalah jarak anak dari pesawat televisi saat menonton televisi. Umumnya, jaraknya tidak boleh kurang dari ukuran televisi × 0,1 meter. Seperti TV 29 inci, jaraknya harus 29 × 0,1 meter = 2,9 meter. Sebaiknya biarkan anak pada dasarnya menghadap ke pesawat TV, dan sudut miring pesawat TV tidak terlalu besar. Yang ketiga adalah lingkungan dan posisi menonton TV. Menonton ruang TV untuk membuka lampu, jangan membuat cahaya lingkungan dan TV memiliki kontras yang jelas; kemudian perhatikan postur menonton TV, orang tua harus menjadi contoh yang baik, duduk untuk menonton, jangan berbaring, bersandar di TV; TV yang ditempatkan di ketinggian garis pandang anak-anak pada dasarnya harus sejajar dengan anak-anak, anak-anak kecil dapat menyesuaikan ketinggian tempat duduk; lingkungan harus nyaman, berventilasi, tidak ada suara lain atau suara keras, TV harus sesuai dengan suara yang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Suara TV harus sesuai dan tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Keempat, konten program televisi. Untuk anak di bawah 3 tahun, isi program TV harus lembut, penuh warna, indah dan sederhana. Jangan tampilkan gambar-gambar yang terlalu banyak lompatan, benturan, atau stimulasi; anak-anak di atas 3 tahun dapat menonton kartun cerita, atau program alam dan pengetahuan yang dapat diterima oleh anak-anak sesuai dengan kesukaan mereka. Orang tua juga dapat menyesuaikan program televisi untuk memperbaiki beberapa perilaku anak, seperti anak yang sangat aktif dan agresif, Anda dapat memilih alur cerita yang lembut atau program yang berbasis pengetahuan, dan tidak boleh terlalu banyak menonton yang mengandung perkelahian, rangsangan, dampak dari program televisi yang penuh kekerasan. Kelima adalah cara menonton TV, yang mengacu pada perlu tidaknya ada orang dewasa yang mendampingi dan menjelaskan saat menonton TV. Di sini kami menyebut kehadiran orang tua sebagai “menonton bersama orang tua dan anak”. Secara umum, menonton TV sebaiknya dilakukan oleh orang tua dan anak, dan menonton secara mandiri. Semakin muda usia anak, semakin tinggi proporsi waktu menonton orang tua-anak, sehingga gambar TV dapat dijelaskan dan dipahami sesuai dengan usia anak. Seiring bertambahnya usia anak, mereka harus dilatih untuk menonton secara mandiri dan berpikir sendiri, dengan memberikan penjelasan hanya jika diperlukan. Anda juga dapat membiarkan anak-anak Anda berbicara tentang apa yang telah mereka tonton dan apa yang mereka pikirkan setelah mereka selesai menonton TV, tetapi jangan paksa anak-anak Anda untuk meringkas apa yang telah mereka tonton setelah mereka selesai menonton TV, untuk menghindari tekanan dan perlawanan. Kemudian, jangan tinggalkan anak di depan TV, orang tua pergi dan menggunakan TV untuk membujuk anak. Terakhir, setelah menonton TV, biarkan anak Anda menggerakkan tubuh dan mengistirahatkan matanya, yang terbaik adalah jika mereka dapat pergi ke luar rumah. Juga secara teratur untuk pemeriksaan refraksi dan penglihatan anak, jika miopia sebaiknya sesedikit mungkin menonton TV. Singkatnya, menonton TV adalah cara yang baik untuk memperluas wawasan anak-anak, meningkatkan pengetahuan mereka dan menikmati tubuh dan pikiran mereka, selama orang tua memperhatikan untuk menumbuhkan cara dan sarana yang benar untuk menonton TV sejak kecil dan memberikan contoh yang baik, mereka dapat memaksimalkan manfaat dan menghindari bahaya.