Laser baru yang saat ini digunakan memiliki keunggulan keamanan yang tinggi, trauma yang rendah, perdarahan yang lebih sedikit, dan rasa sakit yang lebih sedikit, tetapi struktur normal kulit akan rusak dalam berbagai tingkat selama proses perawatan, dan kulit mungkin menunjukkan berbagai tingkat kemerahan dan pembengkakan, dan bahkan perdarahan, infeksi, hiperpigmentasi, dan jaringan parut setelah prosedur laser. Oleh karena itu, perawatan kulit setelah perawatan laser perlu diperkuat di bawah bimbingan dokter kulit profesional. 1. Kompres basah Segera setelah operasi laser, oleskan kompres basah dingin atau gunakan masker basah pada kulit dan jangan menggosok kulit dalam prosesnya. Jika eritema, pembengkakan dan rembesan darah terlihat jelas, gunakan kompres basah larutan asam borat 3%. 2 . Gunakan obat-obatan tertentu Setelah operasi, oleskan tipis-tipis injeksi gentamisin atau salep eritromisin pada trauma. Jika area perawatan laser besar dan reaksi inflamasi berat, minum prednison 10 mg secara oral 3 kali sehari selama 3 hari untuk memperkuat efek antiinflamasi; gunakan faktor pertumbuhan fibroblast alkali (BFGF) untuk disemprotkan pada trauma untuk mempercepat penyembuhan. 3 . Penggunaan produk perawatan kulit medis Karena operasi laser merusak membran sebaceous, stratum korneum, struktur dinding bata, protein saluran air dan struktur kulit lainnya dalam berbagai tingkat, regenerasi dan perbaikan kulit harus dipromosikan. 3-6 bulan setelah perawatan, gunakan produk perawatan kulit medis yang sesuai untuk perawatan kulit yang efektif (pelembab, perlindungan matahari, mengurangi peradangan) untuk memperbaiki kulit yang rusak. 4. Perlindungan dari sinar matahari Untuk menghindari hiperpigmentasi pasca operasi, perlindungan dari sinar matahari harus diterapkan setelah operasi: (1) Tabir surya eksternal Tabir surya yang dipilih setelah operasi laser: Indeks perlindungan sinar matahari UVB (SPF) > 30; Faktor perlindungan UVA (PA) > +++. ② Kenakan topi matahari, atasan katun lengan panjang dan celana panjang, dan kerai, sebaiknya payung dengan perlindungan UV, dll. Saat keluar rumah; ③ Hindari paparan sinar matahari yang terlalu lama pada jam-jam yang paling terik dalam satu hari, pukul 10.00-16.00. 5, diet setelah operasi laser harus menghindari makan makanan yang mengandung tembaga, vitamin B, makanan yang tidak terlalu pedas. Sebaliknya, Anda harus makan lebih banyak makanan yang kaya vitamin C dan vitamin A, seperti: lebih banyak buah dan sayuran, serta makanan yang mengandung zat besi, seng, dan elemen lain seperti daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, kubis, lobak, dll., Dan perhatikan minum lebih banyak air untuk meningkatkan perbaikan kulit.