Apa hubungan antara gout dan diabetes?

Gout dan diabetes adalah dua penyakit yang berbeda, namun, jika Anda memiliki salah satunya, Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit lainnya.

Gout adalah bentuk artritis yang terjadi ketika asam urat menumpuk dalam darah. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri sendi, terutama pada ibu jari kaki.

Diabetes tipe 2 terjadi apabila tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin yang cukup untuk mengendalikan gula darah.

Bagaimana keduanya saling terkait?

Para ilmuwan belum mengetahui secara pasti bagaimana asam urat dan diabetes terkait.

Asam urat dapat memicu peradangan dalam tubuh. Beberapa ahli percaya bahwa peradangan mungkin berperan dalam diabetes.

Di sisi lain, penderita diabetes tipe 2 sering memiliki kadar asam urat yang tinggi dalam darah mereka, yang mungkin disebabkan oleh kelebihan lemak.

Apabila Anda kelebihan berat badan, tubuh Anda memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini membuat ginjal lebih sulit mengeluarkan asam urat, yang dapat menyebabkan perkembangan gout.

Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan hubungan erat antara kedua jenis penyakit ini.

Dalam satu studi, para peneliti meninjau catatan medis pasien yang terdaftar dalam Framingham Heart Study, sebuah proyek penelitian penyakit jantung yang dimulai pada tahun 1948.

Studi ini menemukan bahwa individu dengan kadar asam urat yang lebih tinggi dalam darah mereka lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2.

Secara khusus, untuk setiap kenaikan 1 mg/dL asam urat, risiko terkena diabetes meningkat sebesar 20%.

Laporan lain mencakup lebih dari 35.000 kasus gout.

Para ilmuwan menemukan bahwa wanita dengan gout memiliki 71% peningkatan risiko terkena diabetes, sedangkan pria memiliki 22% peningkatan risiko.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap gout dan diabetes

Banyak faktor umum yang dapat meningkatkan risiko terkena gout atau diabetes. Ini mencakup faktor-faktor seperti

Kelebihan berat badan atau obesitas. Jika Anda memiliki terlalu banyak lemak tubuh, Anda lebih mungkin mengembangkan gout dan diabetes tipe 2.
Konsumsi alkohol yang berlebihan. Konsumsi alkohol moderat sebenarnya dapat mengurangi risiko diabetes hingga 1 minuman per hari untuk wanita dan pria berusia di atas 65 tahun, dan hingga 2 minuman per hari untuk pria di bawah 65 tahun. Namun demikian, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat memengaruhi pelepasan insulin dari pankreas, yang dapat menyebabkan perkembangan diabetes tipe 2. Minum lebih dari 2 gelas alkohol sehari juga meningkatkan risiko terkena gout.
Memiliki riwayat keluarga dengan kedua penyakit tersebut. Jika salah satu anggota keluarga menderita gout atau diabetes, anggota keluarga lainnya juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
Penyakit lainnya. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi dikaitkan dengan kedua penyakit ini.

Mengelola dan mencegah gout dan diabetes

Jika Anda menderita gout dan diabetes, atau tidak ingin mengalaminya, penting untuk mengontrol asam urat dan gula darah.

Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan membuat sejumlah perubahan kebiasaan dan gaya hidup.

Makan sehat. Makanlah makanan yang rendah kalori, rendah lemak dan tinggi serat untuk mengurangi risiko diabetes. Buah-buahan, sayuran dan biji-bijian adalah makanan terbaik. Untuk mencegah asam urat, Anda mungkin ingin menghindari daging merah, kerang-kerangan, makanan dan minuman manis, dan alkohol (terutama bir). Makanan olahan susu rendah lemak dapat mencegah asam urat, jadi Anda harus meningkatkan asupan makanan tersebut.
Minum banyak air. Anda harus minum setidaknya 8 gelas air sehari untuk meningkatkan ekskresi asam urat dalam tubuh. Hidrasi yang memadai juga penting untuk mempertahankan kadar glukosa darah yang sehat.
Penurunan berat badan. Lemak tubuh yang lebih rendah dapat menurunkan kadar asam urat dan memperbaiki gula darah. Tetapi jangan berpuasa atau mencoba menurunkan berat badan dengan cepat, yang dapat meningkatkan asam urat.
Teruslah berolahraga. Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Olahraga dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat, yang pada gilirannya mengurangi risiko terkena gout dan diabetes.
Mengelola penyakit lain. Jika Anda memiliki masalah lain, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau penyakit ginjal, penting untuk mengelolanya dengan baik. Minum obat Anda sesuai resep dokter.