Pembengkakan kelenjar getah bening sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada orang dari segala usia, dan dapat dilihat dalam berbagai kondisi, baik jinak maupun ganas. Ada 3 jenis pembesaran kelenjar getah bening yang umum terjadi: 1. Pembesaran jinak. Ini termasuk pembesaran yang disebabkan oleh berbagai infeksi, penyakit jaringan ikat dan metaplasia. Secara klinis, kondisi ini sering kali tidak berbahaya dan dapat pulih sepenuhnya dalam jangka waktu tertentu setelah penyebabnya disingkirkan. 2. Pembesaran ganas. Ini termasuk tumor ganas yang berasal dari kelenjar getah bening seperti limfoma, leukemia limfositik, dan histiositosis ganas, serta metastasis kelenjar getah bening dari tumor ganas lainnya seperti kanker paru-paru, kanker lambung, dan kanker payudara. Kelenjar getah bening membesar secara terus-menerus dan progresif, dan jika tidak diobati secara aktif, kelenjar getah bening sering kali memburuk dan mati. 3. Pembesaran antara jinak dan ganas. Ini termasuk limfadenopati imunositik primitif vaskular dan limfadenopati folikel vaskular. Pada awalnya, tumor ini sering kali jinak dan dapat menjadi ganas dan fatal. Oleh karena itu, sangat penting untuk menentukan penyebab dan sifat pembesaran kelenjar getah bening. Secara umum, pembesaran lokal yang disertai rasa sakit yang jelas sering kali mengindikasikan adanya infeksi; pembesaran tanpa rasa sakit yang progresif sering kali mengindikasikan adanya penyakit neoplastik ganas, sehingga sangat penting untuk memperhatikan penyebab pembesaran kelenjar getah bening serta mencari diagnosis dan konfirmasi yang tepat waktu untuk menghindari kesalahan diagnosis atau kelalaian. Aspirasi sumsum tulang dengan imunohistokimia atau biopsi kelenjar getah bening dapat membantu dan menyingkirkan neoplasma ganas yang berasal dari kelenjar getah bening. Sejak dibukanya Klinik Kelenjar Getah Bening, klinik ini telah menyediakan platform yang sangat baik untuk diagnosis dan menyingkirkan penyakit terkait kelenjar getah bening, dan telah terjadi peningkatan jumlah pasien yang diperiksa atau berkonsultasi.