Kelumpuhan wajah (facial palsy), juga dikenal sebagai neuritis wajah dan Bell’s palsy. Hal ini umumnya dikenal sebagai “mulut bengkok”, “mulut bengkok”, “angin garis gantung”, “angin miring gantung” dan “angin mulut bengkok”. “Ini adalah penyakit umum yang ditandai dengan disfungsi pada fungsi motorik otot-otot ekspresi wajah. Gejala yang paling umum adalah mulut dan mata yang bengkok. Ini adalah penyakit yang umum dan sering terjadi yang tidak dibatasi oleh usia atau jenis kelamin. Wajah pasien sering kali tidak dapat melakukan gerakan yang paling dasar sekalipun, seperti menaikkan alis, menutup mata, menggembungkan pipi, dan menyenggol mulut. Penyebab ①Infeksi: Ini adalah salah satu penyebab utama kelumpuhan wajah. Infeksi ini paling sering terlihat pada musim panas dan bersifat regional. Penyebab kelumpuhan wajah termasuk infeksi lokal, malaria, demam berdarah, neuritis kranial polikistik, influenza, gondok, dan meningitis. (ii) Trauma: Penyebab traumatis yang paling umum dari kelumpuhan wajah adalah trauma wajah dan patah tulang temporal. ③Medis: Kelumpuhan wajah disebabkan oleh operasi amandel, perawatan gigi, operasi mastoid, operasi parotis, operasi radikal kanker mulut, dll. ④Palsy wajah idiopatik: Palsy wajah idiopatik disebabkan oleh rasa dingin di belakang telinga, hembusan angin di wajah, dan daya tahan tubuh yang lemah. ⑤ Keracunan: Keracunan juga dapat menyebabkan kelumpuhan wajah, umumnya keracunan karbon monoksida dan alkohol. ⑥Neurogenik: Kondisi ini sering kali disebabkan oleh penyakit serebrovaskular neurogenik non-traumatik intrakranial. Langkah-langkah pencegahan ① Jauhkan dari angin dan dingin: hembusan udara dingin dan iritasi akibat air dingin adalah faktor penyebab yang paling umum. Oleh karena itu, hindari meniupkan angin secara langsung pada AC dan kipas angin. Anda juga harus berhati-hati untuk tidak membiarkan angin bertiup langsung ke kepala dan wajah Anda ketika Anda berada di luar ruangan yang dingin, mandi, atau minum alkohol. ② Perhatikan istirahat: Selama pencegahan dan pengobatan kelumpuhan wajah, Anda harus memperhatikan istirahat untuk memastikan tidur yang cukup, hindari menonton TV dan komputer, dan hindari semua jenis rangsangan mental dan kelelahan yang berlebihan untuk memfasilitasi pemulihan penyakit. ③Pengurangan stres psikologis: Ketika menghadapi tekanan dari pekerjaan, studi, kehidupan sosial, dan kehidupan keluarga, Anda harus belajar untuk menyesuaikan diri secara psikologis dengan berbicara, mendengarkan musik, bepergian, dan berolahraga dengan tepat. ④Olahraga yang tepat: pilihlah olahraga yang sesuai di pagi dan sore hari sesuai dengan situasi Anda. Jika Anda mempertahankannya untuk waktu yang lama, Anda akan meningkatkan kerentanan tubuh Anda terhadap angin dan dingin, dan kemampuan Anda untuk melawannya juga akan sangat meningkat. ⑤ Makanlah makanan yang wajar: kurangi makanan berminyak dan makanan yang merangsang. Dianjurkan untuk makan makanan yang mudah dicerna seperti sayuran dan buah persik air, anggur, dll. ⑥Melakukan perawatan medis tepat waktu: Setelah penyakit berkembang, penyakit ini harus dirawat di rumah sakit biasa pada waktunya.