Operasi kanker kolorektal radikal tanpa sayatan: prosedur ta-NOSE

  Pembedahan laparoskopi untuk kanker kolorektal sekarang banyak digunakan dalam pembedahan abdomen. Gambaran visual pembedahan laparoskopi biasanya berupa beberapa titik tusukan di dinding abdomen dan sayatan kecil sepanjang 4-8 cm untuk pengangkatan spesimen bedah.  Prosedur taNOSE sebenarnya adalah singkatan dari trans-analnatureorificespecimenextraction (taNOSE), yang berarti bahwa spesimen bedah dikeluarkan dari rongga perut melalui rektum dan anus tanpa perlu sayatan sekunder di perut. Ini adalah pendekatan minimal invasif dan estetis untuk pembedahan laparoskopi konvensional, yang mengurangi trauma pada pasien.  Prosedur kanker kolorektal laparoskopi taNOSE sebenarnya telah dilaporkan secara internasional lima atau enam tahun yang lalu, tetapi karena memerlukan manipulasi laparoskopi yang terampil dan teknik anastomosis laparoskopi yang solid, hanya sedikit unit medis di Tiongkok dan luar negeri yang mampu melakukan teknik ini sampai sekarang. Untuk memungkinkan pasien mendapatkan manfaat lebih dari teknik laparoskopi, dokter bedah telah menciptakan protokol bedah kanker kolorektal laparoskopi taNOSE yang unik berdasarkan peralatan laparoskopi konvensional, mempelajari metode bedah taNOSE domestik dan internasional, dan menggabungkan pengalaman bedah laparoskopinya sendiri untuk menciptakan protokol bedah kanker kolorektal laparoskopi taNOSE yang unik yang menghasilkan pembersihan kelenjar getah bening yang sama seperti bedah konvensional sekaligus mengurangi trauma pada pasien.