Datang dan lihatlah! Data tentang hidup dengan diabetes dan apa yang perlu Anda ketahui tentang penelitian ini

Stres

Stres dapat meningkatkan gula darah dan juga dapat menyebabkan orang ngemil tanpa berpikir, berkat otak.

Sebuah eksperimen baru-baru ini dilakukan pada sekelompok orang yang menganut kebiasaan makan sehat. Para peneliti meminta setengah dari kelompok mencelupkan satu tangan ke dalam air es selama tiga menit (mencelupkan ke dalam rendaman es telah terbukti menyebabkan stres).

Para peneliti kemudian menggoda seluruh kelompok untuk makan junk food sementara otak mereka dipindai dengan magnetic resonance imaging (MRI). Hasilnya, kelompok yang telah menjalani rendaman es lebih cenderung menyerah pada godaan, dan otak mereka menunjukkan kontrol yang lebih sedikit di area yang bertanggung jawab untuk pengendalian diri.

Sarapan

Makan sarapan memungkinkan orang untuk mengontrol gula darah mereka dengan lebih baik. Dalam sebuah penelitian, penderita diabetes tipe 2 makan sarapan setiap hari dan mengonsumsi jumlah kalori yang sama saat makan siang dan makan malam. Pada hari mereka melewatkan sarapan, para partisipan dalam eksperimen memiliki kadar glukosa darah yang lebih tinggi setelah makan siang dan makan malam daripada yang mereka lakukan pada tiga kali makan normal.

Istirahat minum teh

Diabetes tipe 2 meningkatkan kemungkinan penyakit jantung atau stroke pada pasien, dan minum teh secara teratur dapat mengurangi risiko ini. Para peneliti percaya bahwa teh mengandung senyawa flavonoid, yang merupakan komponen yang mengurangi penumpukan plak di arteri. Penelitian telah menunjukkan bahwa teh meningkatkan respons pembuluh darah terhadap stres dan juga dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Para ahli mengatakan bahwa hasil terbaik dapat diperoleh dengan tetap mengonsumsi satu atau dua cangkir teh sehari, tetapi jangan menambahkan terlalu banyak gula.

Latihan

Dianjurkan agar orang berolahraga selama 30 menit selama lima hari dalam seminggu, dan ketika orang memulai dari awal, ini bisa terasa seperti latihan yang lebih intens. Tetapi jangan takut untuk memulainya secara perlahan-lahan, khususnya jika Anda berusia di atas 60 tahun.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa mencapai setengah dari jumlah olahraga yang disebutkan di atas akan memiliki manfaat kesehatan, yaitu 15 menit olahraga per hari kerja akan menghasilkan 75 menit olahraga per minggu. Para peneliti mengikuti lebih dari 120.000 orang dewasa berusia 60 tahun atau lebih selama sekitar 10 tahun. Selama periode 10 tahun ini, orang yang berolahraga hanya 75 menit seminggu pada tingkat sedang atau kuat memiliki tingkat kematian 22% lebih rendah daripada mereka yang tidak berolahraga.

Diet Mediterania

Diet Mediterania kaya akan ikan, sayuran dan biji-bijian, dan makanan ini memberikan keajaiban bagi kesehatan manusia.

Tetapi, apakah hal ini juga berlaku bagi penderita diabetes tipe 2? Pedoman nutrisi baru dari American Diabetes Association mengatakan hal yang sama juga berlaku. Jika Anda menderita diabetes tipe 2 dan mengikuti rencana diet ini, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 30%.