Ruam mukokutan adalah gejala umum infeksi sifilis dan terjadi pada dada, perut, panggul dan bagian belakang batang tubuh, tetapi jarang pada wajah. Beberapa orang pulih dengan cepat dari sifilis, sementara yang lain pulih perlahan-lahan, dan beberapa orang pulih tanpa kekambuhan, sementara yang lain mengalami serangan berulang. Pasien sifilis, tidak seperti populasi umum, perlu memberi perhatian khusus pada diet mereka, bahkan setelah mereka sembuh dari sifilis. Dianjurkan untuk makan: 1, makanan yang kaya vitamin A adalah wortel, bayam, chard, daun bawang, bayam, brokoli, kubis berlubang, mustard, alfalfa, marjoram, goldenrod, adas hijau, peterseli, kale, aprikot, dll. 2.Vitamin B6 memiliki peran penting dalam mengatur sintesis lemak dan asam lemak, menghambat sekresi sebum, dan merangsang regenerasi rambut. 3, makanan yang kaya vitamin B6 adalah kentang, kacang fava, ikan hijau, jeruk, biji wijen dan sebagainya. 4, selain itu, makan lebih banyak vitamin B2 dan makanan kaya vitamin C juga memiliki efek tertentu pada alopecia seboroik. Jangan makan: 1, pasien sifilis tahap kedua harus makan lebih sedikit lemak hewani, makanan yang merangsang manis dan pedas. 2, hindari merokok dan alkohol. Singkatnya, pasien sifilis harus makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, makanan yang tidak terlalu berminyak, makanan yang tidak terlalu pedas dan merangsang, berhenti merokok dan minum alkohol, dan minum lebih banyak air putih sebagaimana mestinya, yang kondusif untuk menghilangkan racun dari tubuh. Sebagai pasien sifilis, kebiasaan makan dan hobi yang buruk tidak boleh dibiarkan, terutama selama dan sesaat setelah pengobatan sifilis. Penting untuk memiliki pola makan yang sehat, yang berarti mengonsumsi vitamin dan protein untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda.