Nilai sel darah putih normal pada bayi lebih tinggi daripada orang dewasa normal, jadi tidak mungkin mengukur nilai sel darah putih bayi yang meningkat terhadap nilai sel darah putih orang dewasa. Nilai sel darah putih normal untuk bayi bervariasi menurut usia, dengan semakin muda usia semakin tinggi nilainya. Rata-rata di bawah 20 x 10^9/L pada bulan Januari dan sekitar 11 x 10^9/L pada tahun pertama kehidupan, menurun dari tahun ke tahun dari usia 2 tahun sampai sekitar usia 10 tahun ketika mendekati usia dewasa. Secara khusus, nilai normal untuk leukosit pada anak-anak adalah (5-12) x 10^9/L; pada bayi yang baru lahir adalah (15-20) x 10^9/L. Seorang bayi hanya dapat dinilai mengalami peningkatan leukosit jika tingkat leukositnya lebih tinggi dari standar ini. Pada titik ini, penting untuk mengidentifikasi penyebab leukositosis. Penyebab umum leukositosis (terutama monosit, limfosit, dan neutrofil) pada bayi adalah: (1) Leukositosis pediatrik paling sering adalah agranulositosis, yang terutama disebabkan oleh infeksi bakteri, diikuti oleh infeksi jamur dan lainnya. (2) Penyebab utama eosinofilia pediatrik adalah penyakit parasit, diikuti oleh penyakit alergi. (3) Limfositosis pediatrik terutama terlihat pada infeksi virus, batuk rejan, tuberkulosis, limfositosis infeksius, mononukleosis infeksius, dan leukemia limfositik. Karena banyaknya penyebab klinis leukosit yang meningkat dan presentasi klinis yang berbeda, tidak ada generalisasi yang dapat dibuat. Riwayat terperinci, pemeriksaan fisik, tes laboratorium dan pencitraan medis diperlukan untuk menentukan faktor penyebab dan untuk mengobati kondisi tersebut.