ASI dapat disimpan dalam keadaan beku selama sekitar 3 bulan tanpa mengalami kerusakan, sehingga menjadi pilihan terbaik bagi orang tua untuk menyimpan ASI. Namun, ASI beku biasanya dapat disimpan selama 4 jam setelah dicairkan, setelah itu tidak boleh dikonsumsi. Pencairan ASI beku dapat dilakukan secara langsung pada suhu ruangan atau dengan air hangat. Dibutuhkan waktu sekitar 1-3 jam untuk mencairkan ASI secara sempurna dan harus dikonsumsi dalam waktu 4 jam setelah dicairkan. Jika disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama, ASI dapat memburuk atau mengalami pertumbuhan bakteri, yang dapat menyebabkan diare ketika dikonsumsi oleh bayi. Pada saat yang sama, meskipun ASI yang telah dicairkan tidak dikonsumsi, ASI tidak boleh dimasukkan kembali ke dalam lemari es untuk dibekukan. Selain itu, saat menyimpan ASI, orang tua juga harus mencoba menggunakan kantong dengan porsi kecil, mencairkan dan memanaskan ASI sesuai dengan asupan bayi, biasanya sekitar 40℃, sehingga bayi dapat meminumnya sesegera mungkin.