Batuk sesekali adalah normal bagi bayi baru lahir, karena selaput lendir hidung dan tenggorokan mereka sangat sensitif dan halus, serta mudah dirangsang oleh faktor eksternal. Namun demikian, kemungkinan penyakit tidak dapat dikesampingkan dan harus dianalisis berdasarkan kasus per kasus. Ketika bayi dipisahkan dari ibunya, mereka perlu beradaptasi secara bertahap dengan dunia luar, dan perubahan besar dalam suhu udara, benda-benda mengambang yang berdebu, dan bau yang mengiritasi, dapat mengiritasi selaput lendir saluran pernafasan bayi baru lahir dan menyebabkan batuk. Batuk satu atau dua kali dalam kasus ini adalah normal dan dapat diobati tanpa perlakuan khusus, tetapi suhu dan kelembapan ruangan harus disesuaikan dengan kisaran yang sesuai, dengan suhu sekitar 22 derajat Celsius dan kelembapan relatif 50%. Jika satu atau dua batuk disertai dengan sering meludah, tersedak, tidak makan susu atau semangat yang buruk, ini adalah tanda kelainan dan membutuhkan perhatian medis segera. Bayi baru lahir memiliki daya tahan tubuh yang buruk dan untuk memperkuatnya, pemberian ASI harus ditekankan, karena ASI yang cukup memberikan bayi zat kekebalan aktif yang unik yang dapat memperkuat kekebalan tubuh.