Pusing dan panik yang tiba-tiba dapat disebabkan oleh faktor otak, faktor jantung, refleks vasovagal, dan disfungsi vestibular. 1. Faktor serebral: seperti sklerosis pembuluh darah otak, stenosis, plak dapat menyebabkan perfusi otak yang tidak mencukupi, sehingga mengakibatkan iskemia dan hipoksia di otak, yang pada gilirannya menyebabkan pusing dan serangan panik. 2. Faktor kardiogenik: seperti aritmia jantung, iskemia miokard, dan lain-lain, akibat gangguan sementara hemodinamik sistemik, yang dapat menyebabkan insufisiensi perfusi otak sementara, yang mengakibatkan gejala pusing dan panik. 3. Refleks vasovagal: seperti perubahan posisi, rangsangan nyeri, dan lain-lain yang disebabkan oleh refleks vasovagal, vasodilatasi, yang mengakibatkan penurunan jumlah darah balik, diikuti dengan kepanikan dan pusing serta gejala lainnya. 4. Disfungsi vestibular: termasuk otolitiasis, penyakit Meniere, dll., dapat menyebabkan pusing dan kepanikan yang tiba-tiba. Dianjurkan agar pasien mencari pertolongan medis tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang pasti.