Proteinuria adalah gejala khas penyakit ginjal kronis, dan penyebab proteinuria terkait erat dengan fungsi sawar glomerulus. Kapiler glomerulus terdiri dari tiga lapisan, dari dalam ke luar, yaitu lapisan sel endotel, lapisan membran basalis dan lapisan sel epitel. Karena ketiga lapisan sel ini didistribusikan dengan berbagai ukuran pori-pori dan muatan negatif, maka fungsi penghalang kapiler glomerulus dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu penghalang mekanis – pori-pori dan penghalang muatan – muatan negatif. Protein dengan molekul rendah menyumbang sekitar 70% dari urin, sedangkan albumin hanya menyumbang 15-25%. Kuantifikasi protein urin biasanya berkisar antara 1g / 24 jam dan jarang melebihi 2g / 24 jam. Diagnosis dapat dibantu dengan tes berikut: 1. Pembersihan protein urin. 2, indeks protein selektif. 3, pemeriksaan tubular sedimen urin. 4, tes protein urin. 5, tes asam hitam urin kualitatif. Diagnosis dibuat dengan menggabungkan riwayat, manifestasi klinis dan pemeriksaan.