Kurap di bagian belakang leher dianggap terkait dengan kurap, kurap sederhana kronis, psoriasis, dan penyakit lainnya.
1. Tinea korporis: etiologinya terutama berkaitan dengan infeksi dermatofita seperti Trichophyton rubrum dan Trichophyton intermedius. Pasien akan memiliki jerawat dan papula yang terlokalisasi, yang secara bertahap membentuk eritema seiring dengan perkembangan waktu dan ditutupi dengan sisik, dan lesi biasanya terdistribusi secara luas.
2. Lichen simplex kronis: penyebab penyakit ini tidak jelas, mungkin terkait dengan faktor mental, gangguan endokrin, dan alasan lainnya. Pasien akan memiliki papula datar poligonal, papula keras dan berkilau, berwarna merah muda atau warna kulit normal, dan berkembang seiring waktu membentuk perubahan seperti lumut, sebagian besar di leher, paha bagian dalam, dan bagian tubuh lainnya.
3. Psoriasis: penyebab penyakit ini masih belum jelas, mungkin terkait dengan faktor genetik, lingkungan, dan faktor lainnya. Pasien akan memiliki papula merah secara lokal, yang secara bertahap meluas menjadi bercak merah yang ditutupi sisik putih.
Ada lebih banyak penyebab kurap di bagian belakang leher, jadi disarankan untuk pergi ke rumah sakit secara teratur untuk konsultasi dan pemeriksaan untuk memperjelas penyebab penyakit ini.