Memahami tubuh bayi Anda adalah langkah pertama untuk mencintai anak Anda

Tahukah Anda mengapa jumlah penyakit, jenis penyakit, dan tingkat keparahan gejala bervariasi dari satu usia ke usia lainnya? Mengapa bayi dan balita lebih sering sakit dibandingkan anak yang lebih besar dan orang dewasa, dan mengapa gejalanya lebih parah? Hal ini disebabkan oleh karakteristik fisik bayi pada usia yang berbeda. Sejak lahir hingga usia 18 tahun, tubuh bayi terus tumbuh dan berkembang, sehingga fungsi organ tubuh dan daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit berbeda secara signifikan pada usia yang berbeda. Pemahaman yang cermat tentang karakteristik fisik bayi pada usia yang berbeda, terutama perbedaan antara karakteristik fisik bayi dengan anak yang lebih besar dan orang dewasa, merupakan langkah pertama yang paling penting bagi orang tua dalam merawat bayi mereka dan mencegah mereka menderita penyakit. Dengan memahami karakteristik fisik bayi Anda, Anda akan dapat merawat bayi Anda dengan lebih baik dan mencegah serta mengobati penyakit. Sebagai contoh, bayi memiliki saluran udara yang sempit, bronkus dan paru-paru yang belum matang, serta refleks batuk yang lemah, sehingga ketika bayi menderita bronkitis dan pneumonia, mereka sering mengalami kesulitan bernapas karena peningkatan sekresi dahak, dan untuk alasan ini, mereka harus diobati dengan obat penghilang dahak, dihidrasi, dan dibalik serta ditepuk-tepuk di bagian belakang untuk membantu mengeluarkan dahak. Penggunaan obat penekan batuk yang kuat untuk bayi merupakan kontraindikasi. Ini adalah alasan mengapa bayi rentan terhadap penyakit, dan karena organ-organ tubuh mereka lebih lemah daripada orang dewasa, mereka lebih mungkin menjadi sakit parah.