Apa yang dimaksud dengan keratitis virus?

Keratitis virus adalah penyakit mata membutakan serius yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, yang dapat dengan mudah berkembang ketika daya tahan tubuh pasien menurun, seperti pilek, demam, aktivitas berat, atau rangsangan mental yang parah. Manifestasi klinis keratitis virus: 1. Infeksi primer: Paling sering terlihat pada anak kecil, dengan demam, pembengkakan dan nyeri pada kelenjar getah bening di depan telinga, serta herpes kulit pada bibir dan hidung. Keterlibatan mata dimanifestasikan oleh konjungtivitis folikuler akut dan herpes kulit pada kelopak mata, di mana sekitar 2/3 pasien mengalami keratitis belang-belang atau keratitis dendritik, dan kurang dari 10% mengalami keratokonjungtivitis dan uveitis. 2, infeksi berulang: cenderung terjadi ketika daya tahan tubuh berkurang. Lesi kornea dapat berupa belang-belang, dendritik, ulkus seperti peta, dan pada kasus yang parah, stroma kornea, kornea mencair, perforasi, dan hiperaestesi kornea pada area yang terkena. 3, sensasi benda asing pada mata, fotofobia, lakrimasi, dan kehilangan penglihatan. 4, karena infeksi virus pada ganglion trigeminal laten, 1/3 dari pasien dalam waktu 5 tahun. Infeksi berulang menyebabkan kornea menjadi keruh, yang dapat mempengaruhi penglihatan secara serius. Pengobatan keratitis virus 1. Pengobatan topikal: Asiklovir, D&B, dan obat tetes mata lainnya. 2. Pengobatan sistemik: asiklovir, aplikasi vitamin B dan C 3. Pengobatan bedah: transplantasi kornea: transplantasi kornea lamelar atau tembus, tergantung pada kondisinya.