Baru-baru ini, baik ibu kota maupun kota Shenzen mengalami cuaca kabut yang terus-menerus, dengan tingkat PM2.5 yang terlampaui sehingga menimbulkan gejala pada berbagai organ tubuh, termasuk sesak napas, sesak dada, batuk, sering bersin, dan iritasi mata. Iritasi mata dapat berupa mata gatal, sensasi benda asing, hidung tersumbat, mata kering, dan lain-lain, dan dapat lebih terasa pada orang yang sudah memiliki konjungtivitis, mata kering, atau mereka yang memakai lensa kontak kornea. Selain itu, iritasi nasofaring dapat menyebabkan serangan rinitis, bersin dapat memperparah keluhan, dan pada anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah bahkan dapat menyebabkan konjungtivitis akut. Jadi apa yang dapat kita lakukan dalam menghadapi kondisi cuaca seperti itu? Mengacu pada rekomendasi di situs web Konsulat Amerika Serikat, setidaknya kita bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini: 1. Kurangi aktivitas di luar ruangan. Mengurangi paparan saat ini adalah pilihan terbaik, karena PM2.5 adalah partikel yang sangat kecil dan masker debu yang saat ini tersedia di pasaran tidak dapat menghalangi masuknya PM2.5. Jika Anda benar-benar ingin menghindari aktivitas jangka panjang di luar ruangan, Anda dapat mempertimbangkan untuk memilih masker N-95 atau P-100, yang dapat mengurangi penghirupan nasofaring secara moderat ketika dipakai dengan benar, tetapi tetap tidak dapat melindungi mata kita. 2. Jaga agar jendela dan pintu tetap tertutup rapat di dalam rumah. Jangan berasumsi bahwa matahari telah terbit dan membuka jendela untuk ventilasi; orang yang sensitif akan mengalami gejala iritasi dalam waktu singkat hanya dengan membuka jendela. Selain itu, jagalah kebersihan ruangan dan pertimbangkan untuk menambahkan penyaring udara jika kondisinya memungkinkan. Pasien dengan konjungtivitis dan mata kering dapat memperbaiki iritasi mata mereka dengan bantuan obat tetes mata antiinflamasi nonsteroid dan air mata buatan, dan mereka yang mengalami rinitis harus diobati bersamaan. Pemakai lensa kontak dapat mengurangi jumlah pemakaian dan mencari pertolongan medis untuk episode inflamasi akut. Anak-anak biasanya lebih aktif dan meminimalkan aktivitas di luar ruangan menjadi lebih penting. Kita tidak dapat mengubah lingkungan untuk sementara waktu, tetapi kita dapat mengubah sikap kita terhadap lingkungan. Kami berharap di masa depan, pengelolaan lingkungan akan memungkinkan semua orang untuk melihat dunia dengan jelas dan nyaman.