Osteosarkoma paling sering ditemukan pada epifisis tulang panjang, paling sering pada femur distal, tibia proksimal, dan humerus, yang merupakan area yang paling cepat berkembang pada remaja, dan lebih jarang pada tulang pipih. Gejala klinis awal osteosarkoma adalah nyeri, kadang-kadang dengan riwayat trauma lokal, yang awalnya intermiten dan samar-samar, memburuk dengan aktivitas, dan secara bertahap menjadi konstan dan parah. Ketidaknyamanan ini harus segera dilihat untuk memperbaiki prognosis.