Apa saja sumber infeksi kolera?

Kolera ditularkan oleh penderita kolera dan oleh pembawa Vibrio cholerae, yang dapat bertahan hidup dalam tinja. Kotoran tersebut dapat terkontaminasi dengan makanan atau air, yang kemudian dapat tertelan atau diminum melalui saluran pencernaan untuk menyebabkan infeksi. Vibrio cholerae tidak tahan panas, kering atau asam dan memiliki kelangsungan hidup yang terbatas di lingkungan luar, tetapi dapat bertahan hidup selama 1-2 minggu pada makanan segar, seperti kerang-kerangan, ikan segar dan daging segar. Jika berada di air sungai, air kolam, atau bahkan di air sumur atau air laut, ia dapat bertahan selama 1-3 minggu. Oleh karena itu, Vibrio cholerae lebih mungkin mencemari makanan dan sumber air dan ditularkan dengan cara ini. Hal utama untuk mencegah penyebaran kolera adalah makan secara higienis dan sebisa mungkin tidak minum air mentah.