Penanganan steatorrhea setelah kolesistektomi terutama meliputi penyesuaian diet dan pengobatan. 1. Penyesuaian pola makan. Karena pasien yang menjalani kolesistektomi tidak dapat lagi menyimpan dan memusatkan empedu dalam jumlah besar, maka pasien harus melakukan diet ringan sesegera mungkin setelah operasi untuk mengendalikan sumber steatorrhea. Kurangi asupan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi seperti gorengan dalam diet harian Anda, dan perbanyaklah makan sayur dan buah segar seperti seledri dan apel. 2. Pengobatan. Bila Anda mengalami steatorrhea, Anda juga dapat mengonsumsi kolestiramin dan obat-obatan lain untuk meredakan kolestasis, serta Montelukast dan Bifidobacterium bifidum untuk meredakan diare di bawah bimbingan dokter. Dianjurkan agar pasien pasca-kolesistektomi menjaga pola makan yang ringan dan berolahraga ringan untuk meminimalkan terjadinya steatorrhea, serta berkonsultasi dengan dokter ketika nyeri perut muncul untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.