Mikroblefarospasme kongenital mengacu pada sindrom mikroblefarospasme, yang dapat dideteksi dengan pengujian genetik sebelum kelahiran. Sindrom mikroblefarospasme adalah kondisi yang diwariskan, kelainan dominan autosomal yang dikaitkan dengan kelainan genetik. Biasanya, jika salah satu orang tua memiliki sindrom mikroblefarospasme, keturunannya berisiko mengalami kondisi tersebut. Pengujian genetik cairan ketuban dapat dilakukan sebelum kelahiran untuk mendeteksi adanya sindrom mikroblefarospasme pada anak. Pembedahan dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki mikrognathia, dan pasien perlu diperiksa setelah lahir untuk merancang rencana pembedahan khusus, yang biasanya melibatkan kombinasi pembedahan, seperti medial canthoplasty, pemendekan levator ani, dan sebagainya. Dianjurkan agar pasien dengan sindrom mikroblefarospasme segera memeriksakan diri untuk evaluasi kondisi dan pengobatan seperti yang diresepkan oleh dokter, serta melakukan konseling prenatal untuk mengetahui masalah genetik pada keturunannya.