Bagaimana membedakan nyeri hati dari nyeri kandung empedu

  Penyakit hepatobilier sekarang merupakan penyakit yang umum dan sering terjadi. Perbedaan antara kedua jenis nyeri ini terutama pada penyebab terjadinya, lokasi nyeri, sifat dan keparahan nyeri.  Nyeri hati terjadi terutama dari penyakit hati itu sendiri, yang mungkin berupa hepatitis, kanker hati, tumor hati jinak, dll., sedangkan nyeri kandung empedu paling sering terlihat pada penyakit seperti batu kandung empedu dan kolesistitis. Alasan terjadinya nyeri masih sangat berbeda.  Dalam hal lokasi nyeri, hati dan kantung empedu keduanya merupakan organ perut kanan atas. Rasa nyeri biasanya terjadi di perut kanan atas. Namun, ada perbedaan besar. Nyeri khas yang disebabkan oleh penyakit hati biasanya terbatas pada perut kanan atas, sedangkan nyeri kandung empedu menjalar ke sisi kanan bahu dan punggung akibat nyeri yang menjalar dan nyeri keterlibatan, yang merupakan ciri khusus nyeri kandung empedu.  Kedua jenis nyeri ini juga berbeda dalam hal sifat dan tingkat keparahan nyeri. Hati adalah organ tubuh yang substansial. Rasa sakit terjadi terutama karena pertumbuhan pembengkakan penyakit hati, dan rasa sakit disebabkan oleh perubahan ketegangan pada permukaan hati, sehingga rasa sakit akan bersifat tumpul. Hal ini mirip dengan rasa sakit luka pada permukaan kulit di mana benda lain ditempatkan. Sebaliknya, kantung empedu adalah organ tubuh manusia yang berongga, dan rasa sakitnya terutama disebabkan oleh kejang yang disebabkan oleh kontraksi yang kuat dari otot sfingter kantung empedu, dan rasa sakit ini biasanya muncul sebagai kolik, mirip dengan rasa sakit luka yang diaduk oleh benda asing. Rasa nyeri yang disebabkan oleh spasme otot polos bisa lebih hebat dan tak tertahankan.  Spesifik rasa sakitnya bervariasi dan perlu dirasakan sendiri dengan hati-hati. Untuk kedua organ tersebut, diagnosis tidak boleh didasarkan pada rasa sakit saja, tetapi juga harus memerlukan keadaan spesifik penyakit untuk membuat penilaian yang komprehensif.