Untuk bau mulut, ini adalah kondisi klinis yang relatif umum. Cara yang lebih sederhana dan objektif untuk mengukur bau mulut adalah dengan memeriksanya oleh orang lain. Namun demikian, banyak pasien yang bersedia melakukan pengukuran awal bau mulut mereka sendiri karena alasan kebanggaan, dan ada beberapa cara untuk melakukan hal ini. Yang pertama adalah dengan mengoleskan lidah kita ke bagian dalam pergelangan tangan kita dan menunggu beberapa saat untuk mencium bau daerah tersebut untuk melihat apakah ada bau yang mencolok. Yang kedua bisa dilakukan hanya dengan menutup mulut dan hidung Anda dengan tangan dan menghembuskan 1 tarikan napas panjang. Kemudian ciumlah udara untuk melihat apakah ada bau yang jelas, meskipun metode ini kurang peka terhadap pasien yang menderita rinitis atau pilek. Cara lain adalah dengan melihat lidah dan gusi Anda di cermin. Jika Anda bercermin dan melihat lidah Anda tebal, putih atau kekuningan, ini biasanya merupakan tanda bau mulut.