Pengetahuan tentang Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut

  Penyakit tangan, kaki dan mulut adalah penyakit kulit akibat virus pada anak-anak yang ditandai dengan lepuh pada tangan, kaki dan mulut.  Etiologi Penyakit ini dikaitkan dengan coxsackievirus A5, A7, A9, A10, A16, B3, B5 dan enterovirus tipe 71, dengan A16 yang paling umum. Virus ini adalah virus RNA untai tunggal dan sangat lemah terhadap pengaruh eksternal. Virus ini terutama ditularkan melalui rute fekal-oral, tetapi juga dapat ditularkan melalui tetesan melalui saluran pernapasan. Virus ini dapat diisolasi dari herpes, sekresi faring dan feses.  Presentasi klinis Penyakit ini biasanya terlihat pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Masa inkubasi adalah 3-7 hari dan ruam dapat didahului oleh gejala prodromal dari berbagai tingkat demam, sakit kepala, dan nafsu makan yang buruk, diikuti oleh lesi pada tangan, kaki, dan mulut 1-3 hari kemudian. Lesi dapat terjadi pada tangan, kaki dan mulut pada saat yang sama, atau bisa juga tidak lengkap, dengan mulut yang paling sering terlibat, hingga 90% atau lebih. Durasi penyakit ini sekitar 1 minggu dan jarang terjadi kekambuhan setelah penyembuhan.  Diagnosis dan diagnosis banding Diagnosis didasarkan pada karakteristik lesi kulit pada tangan, kaki dan mulut, dikombinasikan dengan epidemiologi.  Penyakit ini harus dibedakan dari eritema multiforme, faringitis herpes dan cacar air.  Pencegahan dan pengobatan Perawatan harus dilakukan untuk mengisolasi dan mencegah penyebaran penyakit di dalam pembibitan.  Pengobatan simtomatik dan suportif adalah andalan penyakit ini. Lesi oral dapat diobati dengan pelapis ulkus oral topikal atau berkumur dengan larutan lidokain untuk mengurangi rasa sakit. Banlangen Punch efektif bila dikonsumsi secara internal.