Mengompol pada usia 12 tahun mungkin normal jika terjadi sesekali. Mengompol yang berkepanjangan dapat dianggap sebagai enuresis pediatrik, infeksi saluran kemih atau kandung kemih neurogenik, dan dianjurkan untuk segera melakukan perawatan medis. Penyebab umum 1. Kondisi normal: anak-anak tidak mengembangkan kebiasaan buang air kecil yang baik atau terlalu bersemangat sebelum tidur, korteks serebral berada dalam tahap yang bersemangat dan saraf terstimulasi, membuat mereka rentan mengompol; 2. Enuresis pediatrik: dapat disebabkan oleh faktor genetik dan keterlambatan perkembangan korteks serebral, yang menyebabkan kontraksi otot detrusor, disertai dengan gejala seperti sering buang air kecil dan mendesak; 3. Infeksi saluran kemih: sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti Escherichia coli, terutama bermanifestasi seperti frekuensi berkemih, urgensi dan nyeri berkemih, yang dapat berkembang menjadi inkontinensia urin; 4. Kandung kemih neurogenik: berbagai penyakit menyebabkan disfungsi penyimpanan urin dan regulasi saraf berkemih, seperti lesi diskus intervertebralis, yang dapat menyebabkan retensi urin dan gejala nyeri berkemih. Pengobatan 1. Latihan berkemih: meningkatkan waktu antara buang air kecil dan memperbesar volume kandung kemih. Buang air kecil secara teratur sebelum tidur, menyela selama sepuluh detik sebelum buang air kecil untuk meningkatkan kemampuan sfingter kandung kemih; 2. Pengobatan: pengobatan dianjurkan di bawah bimbingan dokter, dan desmopresin dapat digunakan untuk memperbaiki gejala enuresis untuk poliuria nokturnal, dan pengobatan anti-infeksi dapat digunakan untuk infeksi saluran kemih seperti amoksisilin asam klavulanat kalium dan sefaklor; 3. Metode lain: seperti stimulasi saraf listrik transkutan, akupunktur, pijat, dll., yang perlu dioperasikan oleh dokter profesional. Tindakan pencegahan 1. Perhatikan kebersihan diri setiap hari, ganti pakaian dalam secara teratur dan jangan memakai celana panjang yang ketat; 2. Orang tua harus membantu anak-anak mereka membangun kepercayaan diri dan mengembangkan kebiasaan buang air kecil yang baik.