Sering kali, bayi menahan energi dan wajahnya menjadi merah karena sistem sarafnya belum matang atau karena mereka sedang tumbuh dengan cepat dan menahan energi untuk meredakan ketidaknyamanannya. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat disebabkan oleh masalah pada sistem pencernaan, ketidaknyamanan pada perut atau, dalam beberapa kasus, penyakit lain, sehingga orang tua perlu bersabar dalam menemukan penyebabnya dan melakukan intervensi untuk mengobatinya. Penyebab patologis: 1. Sistem pencernaan: Beberapa bayi mengalami gangguan pencernaan, ketidaknyamanan pencernaan atau bahkan sembelit, yang mengakibatkan pencernaan atau buang air besar di mana mereka harus mengerahkan tenaga untuk mengatasi masalah tersebut, dan perasaan penuh di perut, yang dapat menyebabkan wajah merah. 2. Sistem pernapasan: Jika bayi mengalami gangguan pernapasan yang menyebabkan masalah pernapasan, hal ini dapat menyebabkan kekurangan oksigen dan wajah biru. Pada saat ini bayi juga biasanya disertai dengan suara napas yang kasar dan kesulitan bernapas. 3. Lain-lain: Eksim pada vulva, sindrom kaki terjepit, dll., juga dapat menyebabkan bayi menunjukkan sesak napas, kemerahan, dan keringat berlebih, dan setelah beberapa saat akan sembuh kembali. Pengobatan: Pengobatan yang umumnya dilakukan meliputi pengobatan untuk mengatur flora usus, pengobatan etiologi untuk dispnea, dan pengobatan untuk eksim vulva dan parasit. Karena gejala-gejala di atas tidak khas, jika ada kelainan, segera periksakan diri ke dokter, lengkapi riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik dan tes laboratorium dengan bantuan dokter, dan secara aktif mencari penyebab masalahnya. Orang tua disarankan untuk mengamati perilaku bayi dan mencatat gejala abnormal lainnya untuk memberikan dasar bagi diagnosis dan perawatan lengkap.