Kotoran berwarna putih dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan, obat-obatan, serta fungsi hati dan kandung empedu yang tidak normal. Penting untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang relevan tepat waktu, setelah mengidentifikasi penyebabnya, dan kemudian mengambil tindakan pengobatan yang ditargetkan. Penyebab umum dan pengobatan 1, gangguan pencernaan: Untuk bayi yang mendapat ASI, fungsi pencernaan dan penyerapan yang tidak sempurna menyebabkan adanya susu di dalam tinja dan warnanya menjadi putih. Obat untuk mengatur flora usus, menyesuaikan jumlah pemberian ASI atau mengganti susu formula dapat digunakan di bawah saran dokter profesional untuk meringankan gejalanya. 2. Fungsi hati dan empedu yang tidak normal: seperti atresia bilier bawaan, obstruksi empedu, dll, karena empedu tidak dapat dikeluarkan dengan lancar ke dalam usus, dan tinja yang berwarna tanah liat muncul, yang juga dapat disertai dengan gejala seperti kulit menguning. Pembedahan dini dianjurkan untuk mencegah komplikasi serius, seperti gagal hati. Tindakan Pencegahan Orang tua harus mengawasi kondisi mental dan fisik bayi dan perlu mencari bantuan medis segera jika terdeteksi adanya kelainan. Untuk bayi yang telah diberikan makanan pendamping ASI, makanannya harus ringan dan mudah dicerna, seperti bubur sayuran dan bubur millet. Hindari gangguan pencernaan.