Karena wasir adalah penyakit kronis, ketika pertama kali muncul gejalanya sering kali ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan, maka banyak orang yang mengira bahwa wasir adalah penyakit ringan dan tidak memerlukan pengobatan apa pun. Namun, ketika wasir telah berkembang sampai batas tertentu, gejalanya sangat jelas dan sangat berbahaya bagi tubuh sehingga banyak orang secara membabi buta mengikuti beberapa klaim palsu atau tidak ilmiah yang populer di kalangan masyarakat, dan mereka ingin sekali menemukan segala macam pengobatan ajaib untuk menghilangkannya, tanpa menyadari bahwa mereka akan dengan mudah jatuh ke dalam area pengobatan yang salah dan bahkan lebih besar daripada kerugiannya. Kesalahpahaman yang paling umum tentang pengobatan adalah: pertama, percaya pada iklan. Ada banyak iklan untuk pengobatan wasir, dan berbagai obat dengan efek yang aneh sering terlihat di media, sehingga menarik banyak orang yang merasa kunjungan ke rumah sakit terlalu merepotkan untuk dilakukan. Namun, ketika pasien menggunakannya sesuai anjuran, mereka menemukan bahwa sebagian besar obat ini tidak seefektif yang dijelaskan. Ini adalah uang yang banyak, tetapi penyakitnya tidak sembuh, dan terkadang pengobatannya tertunda. Yang kedua adalah takhayul “teknologi tinggi”. Saat ini, akses masyarakat terhadap perawatan medis telah meningkat secara signifikan, sehingga pasien mengejar “teknologi tinggi” saat menemui dokter. Namun, tidak semua penyakit membutuhkan pengobatan “teknologi tinggi”, dan metode tradisional belum tentu buruk. Dalam hal pengobatan ambeien, sebagian besar ahli percaya bahwa pengobatan tradisional lebih matang dan efektif, dan apa yang disebut “laser” dan “perawatan terkomputerisasi” memiliki keterbatasan tertentu. Perlu juga dicatat bahwa situasi klinis wasir sangat kompleks dan beragam, dan perawatan instrumental tidak dapat sepenuhnya menggantikan perawatan bedah, karena ketepatan, ketelitian, dan kesempurnaan pembedahan tidak dapat dicapai dengan perawatan instrumental. Namun, ada banyak pasien yang secara membabi buta mengejar “pengobatan berteknologi tinggi” tanpa mempedulikan keampuhannya, yang sebenarnya merupakan kesalahpahaman. Yang ketiga adalah mengejar “tanpa operasi”. Ketika pengobatan konservatif tidak berhasil, pembedahan adalah cara utama untuk meredakan gejala. Pada titik tertentu, pembedahan diperlukan. Tujuan pembedahan adalah untuk meringankan gejala pasien sambil meminimalkan kerusakan yang disebabkan oleh pembedahan. Namun, beberapa pasien sangat takut dengan pembedahan sehingga mereka percaya pada banyak metode pengobatan yang tidak ilmiah, yang mengakibatkan pemborosan uang dan penyalahgunaan penyakit.