Apa saja tanda-tanda kista celah insang yang bersifat kanker?

Kista celah insang dapat bersifat kanker dan tidak memiliki gejala klinis yang spesifik, terutama perubahan histiositomorfologi, dan pasien dengan lesi metastasis dapat muncul dengan pembesaran kelenjar getah bening. Kista celah insang termasuk penyakit bawaan, akibat perkembangan jaringan celah insang yang tidak berdegenerasi, yang bermanifestasi sebagai massa di leher atau area parotis, tanpa rasa nyeri dan tekanan, yang secara bertahap membesar, dan rentan terhadap infeksi. Kista celah insang dapat menjadi kanker, tetapi kemungkinannya kecil, dan perlu diklarifikasi dengan pemeriksaan sitologi dengan aspirasi jarum. Kista celah insang yang menjadi kanker umumnya memiliki perubahan histiositomorfologi dan jarang memiliki manifestasi klinis yang khas. Pada pasien dengan lesi metastasis, pembesaran kelenjar getah bening dapat terjadi. Pasien dengan kista celah insang harus diperiksa secara tepat waktu, dan jika terjadi infeksi, infeksi perlu dikendalikan sebelum perawatan bedah. Pembedahan untuk mengangkat kista dan fistula saat ini dianggap sebagai pilihan pengobatan terbaik. Pembedahan dilakukan untuk mengangkat sebanyak mungkin bagian yang sakit, beserta jaringan ikat di sekitarnya, dan apabila ditemukan pembesaran kelenjar getah bening, maka kelenjar getah bening tersebut akan diangkat juga. Jika ditemukan kelenjar getah bening yang mencurigakan selama pembedahan, radioterapi pasca operasi harus dilengkapi untuk mencegah penyebaran sel kanker. Rencana perawatan spesifik harus ditentukan bersama dengan pendapat spesialis.