Bagaimana psiko-onkologi didefinisikan

Psiko-onkologi adalah disiplin ilmu yang relatif muda yang dimulai pada pertengahan tahun 1970-an ketika, di Amerika Serikat, pasien kanker tidak lagi diberitahu tentang kondisi mereka, pasien dapat diberitahu tentang diagnosis kanker mereka dan pemerintah federal menetapkan pedoman persetujuan. Psiko-onkologi adalah disiplin ilmu yang berada di persimpangan antara sosiologi, psikologi dan onkologi, yang berfokus pada dua bidang utama: respons psikologis pasien kanker dan keluarganya. Faktor-faktor psikologis, sosial dan perilaku yang terkait dengan etiologi dan kelangsungan hidup kanker. Psiko-onkologi memperlakukan pasien kanker sebagai individu yang hidup secara utuh (pribadi) dan bukan hanya sebagai tumor (objek), dan dengan demikian, hal ini dapat mencapai hal-hal berikut. 1. Pasien kanker dirawat secara holistik, seperti perhatian terhadap tubuh, emosi, masyarakat, dan jiwanya. 2. Pasien dan keluarga dirawat secara menyeluruh dan keluarga serta tim perawatan harus memberikan dukungan emosional kepada pasien. 3. Martabat dan otonomi pasien dipertahankan dengan melindungi dan memulihkan semua fungsi pasien sejauh mungkin.