Pasien dengan heartburn disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gastroenterologi, karena sebagian besar gejala heartburn disebabkan oleh GERD, dan pasien sering juga mengalami refluks asam, regurgitasi, regurgitasi, nyeri perut dan kembung, serta gejala atipikal seperti batuk, sesak dada, nyeri dada dan sesak napas. Namun demikian, apabila terdapat nyeri ulu hati, penting juga untuk menyingkirkan adanya penyakit jantung, seperti infark miokard. Ahli gastroenterologi akan secara rutin melakukan elektrokardiogram dan, jika perlu, profil enzim miokard. Hanya setelah penyakit jantung benar-benar dikesampingkan, barulah elektrogastroskopi dapat dilakukan sebagaimana mestinya. Jika nyeri ulu hati memang disebabkan oleh GERD, pengobatan rutin harus diberikan bersama dengan dokter spesialis.