ASI selalu dianggap sebagai sumber nutrisi yang paling lengkap untuk bayi, tetapi para ahli kesehatan anak memperingatkan bahwa pemberian ASI eksklusif dapat dengan mudah menyebabkan kekurangan zat besi dan seng pada bayi, sehingga disarankan untuk menambahkan bubur ikan untuk bayi di atas 4 bulan untuk menghindari nutrisi yang tidak merata. Kandungan zat besi dalam ASI sangat rendah, dengan 100g ASI hanya mengandung 0.5mg zat besi, dan seng dalam ASI tidak mudah diserap oleh bayi, sehingga bayi kemungkinan besar akan kekurangan zat besi dan seng. Untuk bayi berusia di atas 4 bulan yang dapat diberi makanan pendamping ASI, para ibu harus memberikan bayi mereka ikan tumbuk dan kuning telur setiap hari, selain menyusui, untuk menambah zat besi dan seng untuk campuran nutrisi yang lebih seimbang; bayi prematur harus mulai mengonsumsi suplemen zat besi pada usia 2 bulan dan mengonsumsi jus buah dan sayuran untuk menambah vitamin E dan C. Para ibu harus mengonsumsi makanan yang mengandung lebih banyak zat besi untuk bayinya, seperti kuning telur, hati, darah ayam dan bebek, daging babi, dll. Untuk bayi di atas 6 bulan, selain menyusui, mereka dapat menambahkan zat besi dan seng ke dalam makanan mereka. Selain ASI, tambahkan daging cincang tanpa lemak untuk menambah protein hewani yang kaya zat besi. Jika memungkinkan, susu formula yang kaya zat besi dan seng juga tersedia.