Apa yang salah dengan anak yang tidak bisa berbicara dengan jelas?

  Dalam pekerjaan rawat jalan sehari-hari di Pusat Kesehatan Anak, banyak ibu yang mengatakan kepada saya dengan penuh keprihatinan bahwa anak saya tidak berbicara dengan jelas dan tidak ada orang lain yang dapat memahami apa yang dia katakan. Ucapan adalah suara komunikasi dengan orang lain. Gangguan bicara adalah gangguan dalam kemampuan untuk menghasilkan ucapan yang normal, di mana disartria adalah salah satu bentuk gangguan bicara yang lebih umum.  Disartria disebabkan oleh kesalahan dalam posisi artikulasi, waktu, aliran udara, atau gerakan mulut yang tidak terkoordinasi, yang mengakibatkan bicara cadel. Berikut ini adalah beberapa disartria yang lebih umum: 1. Disartria yang tidak terkoordinasi. Misalnya, “telinga” dikatakan sebagai “daun telinga”, dan anak-anak ini sering mengucapkan akar lidah alih-alih bagian depan lidah; 2, fonetikisasi depan lidah: yaitu, bagian depan lidah d, t, bukannya bunyi ucapan tertentu, seperti “taman” dikatakan sebagai “taman timur”; 3, tidak mengirim fonetik udara: ada banyak suara dalam bahasa Mandarin. Misalnya, p, t, k, c, s dan bunyi-bunyi aspirasi lainnya, ketika anak-anak mengganti bunyi aspirasi dengan bunyi yang tidak diaspirasikan, itu adalah kesalahan, seperti “nenek” dikatakan sebagai “paman”; 4, dihilangkan: yaitu, menghilangkan beberapa bagian bahasa, seperti “pesawat terbang”, atau “pesawat terbang”. “pesawat” dikatakan sebagai “terbang”.  Apa yang harus saya lakukan jika anak saya melakukan kesalahan ini? Sebagian besar anak dengan kesalahan pengucapan tidak menyadari masalah mereka dan mengekspresikan diri mereka seperti biasa, memahami dan menerima ucapan atau ekspresi bahasa orang lain. Jika anak tidak dapat membedakan antara pengucapan yang benar dan yang salah, anak harus dirujuk ke dokter THT untuk tes pendengaran guna menyingkirkan kelainan pendengaran.       Ketika anak mampu mengidentifikasi dan menyadari bahwa dia salah mengucapkan suatu bunyi, maka penanganan berikut ini dapat diberikan: 1. Penanganan tingkat fonem: Ketika seorang anak memiliki beberapa kesalahan pengucapan, penanganan selalu dimulai dengan bunyi paling awal yang terjadi pada anak normal, yang kita sebut bunyi target. Langkah pertama adalah membantu anak untuk mengenali suara target yang benar dan bentuk mulutnya, dan langkah kedua adalah melakukan pelatihan pendengaran untuk membedakan suara target dari suara yang salah; 2. Tingkat kata harus sesuai dengan tingkat kognitif anak dan sering terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana cara menilai tingkat kognitif anak? Kita perlu melakukan tes tingkat perkembangan neuropsikologis untuk anak saat ini untuk memahami tingkat perkembangan anak saat ini, misalnya, beberapa anak saat ini berusia tiga tahun tetapi tingkat kognitif mereka hanya setara dengan anak berusia satu setengah tahun. 4. Terapi tingkat kalimat: Dokter yang melakukan penilaian bahasa perlu memahami lingkungan hidup dan sosial anak, serta memilih kalimat yang sesuai untuk digunakan anak untuk memperkuat bunyi target. Ada juga program pelatihan yang penting untuk perkembangan bahasa anak, yaitu pelatihan fungsi oral. Kelainan pada fungsi mulut dapat mempengaruhi kejelasan bicara anak. Pelatihan oral bervariasi dari orang ke orang dan membutuhkan penilaian individual dari fungsi oral anak dan, jika perlu, evaluasi dan perawatan oleh spesialis seperti stomatologist atau otolaryngologist.  Penting juga untuk mengingatkan para orang tua bahwa pelatihan bicara merupakan proses yang relatif panjang dan beberapa anak mungkin akan membaik dalam jangka pendek. Kadang-kadang orang tua yang ingin melatih anak mereka tanpa henti dan sangat marah pada kesalahan anak mereka, atau bahkan menghukum mereka, bisa menjadi sangat lelah dan bosan, dan bisa menjadi antagonis dan menentang, yang dapat mempengaruhi efektivitas terapi. Penting untuk mendorong kemajuan anak dan memberinya rasa pencapaian sehingga ia dapat termotivasi untuk mencapai kesuksesan.