Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya memiliki benda asing di matanya?

Bayi sering kemasukan benda asing ke dalam matanya saat mereka bergerak. Bagaimana jika ada debu, pasir, bulu mata, dan benda asing lainnya di mata? Ketika Anda mendengar bayi Anda menangis, orang tua pasti sangat cemas dan bahkan kehabisan akal, tetapi pada saat ini sangat penting untuk diperhatikan bahwa Anda tidak boleh menggosok mata Anda, karena apa yang mungkin tampak seperti tindakan naluriah yang sederhana dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan. Kornea manusia sangat sensitif dan ketika ada benda asing yang masuk ke dalam mata, benda tersebut akan menempel pada permukaan mata dan menyebabkan rasa sakit dan air mata. Jadi, mengapa Anda tidak boleh mengucek mata? Pertama, mengucek mata dapat menyebabkan lecet pada epitel kornea, memperparah gejala nyeri dan robekan; kedua, dalam proses mengucek mata, ada kemungkinan membawa bakteri dari tangan ke dalam mata sehingga menyebabkan keratitis; dan yang lebih buruk lagi, terkadang benda asing tidak tersapu bersih, melainkan tertanam lebih dalam ke jaringan kornea, memperparah kerusakan, atau lebih buruk lagi, meninggalkan bekas luka di kornea yang dapat memengaruhi penglihatan. Ketika benda asing seperti serbuk besi atau pasir masuk ke dalam mata bayi, anak akan mengalami sensasi benda asing yang berbeda, rasa sakit, menangis, dan merobek mata serta gejala iritasi lainnya. Pada saat ini, orang tua harus benar-benar menghentikan tindakan menggosok mata secara naluriah pada anak, menginstruksikan anak untuk menutup mata dengan pandangan ke bawah, serta meminimalkan rotasi mata agar benda asing yang menggelinding di dalam mata tidak menyebabkan abrasi kornea yang lebih luas. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu: i. Anak diminta untuk menutup mata dan menunggu hingga air mata keluar dalam jumlah yang banyak sebelum mengedipkan mata secara perlahan. Kedua, orang tua harus mencubit kelopak mata bagian atas anak dengan dua jari dan mengangkatnya ke depan, meniup dengan lembut ke dalam mata untuk merangsang mata bayi mengeluarkan air mata dan mengeluarkan pasir dan debu. 3. Balikkan kelopak mata untuk mencari benda asing secara langsung, berikan perhatian khusus pada lipatan di persimpangan kelopak mata bawah dan bola mata, di mana benda asing cenderung disimpan. Jika benda asing dapat dilihat dengan memutar kelopak mata, siram kantung konjungtiva dengan larutan garam, seka benda asing dengan lembut menggunakan kapas steril yang dicelupkan ke dalam sedikit larutan garam, lalu oleskan obat tetes mata antibiotik. Tentu saja, jika cara-cara ini tidak berhasil, carilah bantuan medis.