Untuk Menyembuhkan Kadang-kadang, Untuk Meringankan
Sering, Untuk Menghibur Selalu.
Kadang-kadang untuk menyembuhkan; sering untuk membantu; selalu untuk menghibur.
Di tepi Danau Saranac di timur laut New York, Amerika Serikat, terukir kata-kata Trudeau, seorang dokter Barat: “Untuk Menyembuhkan Kadang-kadang, Untuk Meringankan Sering, Untuk Membantu Selalu, Untuk Menghibur Selalu.” Prasasti ini telah diwariskan melalui ruang dan waktu, dan masih bersinar hingga saat ini. Bu Fanyu, Departemen Bedah Tangan, Rumah Sakit Rakyat Kesembilan Wuxi
Beberapa orang mengatakan bahwa prasasti ini merangkum pekerjaan kedokteran, menjelaskan apa yang telah dilakukan kedokteran, apa yang dapat dilakukan dan apa yang harus dilakukan; yang lain mengatakan bahwa prasasti ini memberitahu orang-orang bahwa tugas dokter tidak hanya untuk mengobati dan menyembuhkan, tetapi juga untuk membantu dan menghibur; yang lain mengatakan bahwa prasasti ini menunjukkan kepada dokter tentang peran kedokteran masa depan dalam masyarakat.
Kedokteran adalah bidang studi khusus yang berorientasi pada manusia, dan diciptakan untuk menjaga kesehatannya dan membebaskannya dari semua ketidaknyamanannya. Pada hakikatnya, obat adalah untuk manusia, untuk manusia. Di masa lalu, target perawatan medis adalah individu yang sakit, bukan spesies manusia. Prasasti ini merupakan refleksi sejati dari peran obat, menafsirkannya dari perspektif yang berbeda dan mengungkapkan makna sebenarnya. Hingga hari ini, banyak profesional medis yang masih mempraktikkan moto ini, mengekspresikan keterikatan kedokteran pada kehidupan.
”Kadang-kadang, untuk menyembuhkan; sering, untuk membantu; selalu, untuk menghibur.” Ini adalah hal yang sakral dan sederhana. Menyembuhkan, menolong dan menghibur adalah enam kata yang sangat membebani dunia kedokteran dan dokter!
Untuk “menyembuhkan” membutuhkan banyak pengetahuan dan praktik ilmiah. “Cure” adalah “kadang-kadang”, bukan tanpa batas. Kedokteran tidak dapat menyembuhkan semua penyakit, tidak dapat menyembuhkan setiap pasien. Dan pasien tidak boleh memiliki ilusi yang tidak realistis tentang obat dengan secara membabi buta mempercayai “kemampuannya”. Bahkan jika penyembuhan tercapai, dokter harus objektif dalam menilai efektivitasnya. Faktanya, sebagian besar dokter berusaha keras untuk mencapai keunggulan teknis dan berusaha menjadi “penyembuh” sejati. Ini adalah bagian dari sifat humanistik kedokteran.
Memberikan bantuan kepada pasien adalah bagian rutin dari pengobatan dan tugas berat yang memiliki makna sosial yang jauh lebih besar daripada ‘menyembuhkan’. Di luar hal teknis, dokter sering kali harus membantu pasien mereka dengan kehangatan. Dari zaman kuno hingga saat ini, semua teknologi medis telah membantu orang-orang yang kesusahan. Peran obat hanyalah untuk membantu, bukan untuk melebih-lebihkan “keajaibannya”. Melalui bantuan obat-obatan, orang dapat memulihkan kesehatan mereka, mempertahankannya dan meneruskannya.
Penghiburan adalah pesan kemanusiaan, suatu ungkapan emosi yang didasarkan pada kesetaraan. Penghiburan juga merupakan tanggung jawab kedokteran, penuh dengan emosi yang mendalam dan tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Bagaimana cara belajar menghibur pasien, dan bersikeras untuk menghiburnya secara teratur, adalah subjek yang besar, sangat penting!
Bisa dikatakan bahwa prasasti ini memperjelas bahwa kedokteran adalah ilmu yang penuh dengan humanisme. Mengabstraksikan sifat humanistik kedokteran berarti meninggalkan atribut esensial kedokteran.
Referensi: 2007-10-30 Berita Kesehatan