Pemahaman Komprehensif tentang Mamografi

Pengobatan sistematis untuk pasien kanker payudara 1. Pengobatan bedah Bagi sebagian besar pasien kanker payudara, pengobatan bedah masih merupakan cara pengobatan pertama. Metode pembedahan utama meliputi mastektomi radikal yang dimodifikasi, mastektomi radikal, dan pembedahan kanker payudara dengan pengawetan payudara. Pembedahan dapat mengangkat lesi, meningkatkan kualitas hidup pasien dan memperpanjang usia mereka. Dokter akan menentukan pilihan pembedahan yang paling sesuai dengan menilai kondisi pasien dan berkonsultasi dengan pasien. Kemoterapi tambahan Sejumlah besar uji klinis telah membuktikan bahwa kemoterapi secara signifikan dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pasien kanker payudara dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kemoterapi meliputi kemoterapi adjuvan pasca-bedah dan kemoterapi neoadjuvan pra-bedah. Kemoterapi neoadjuvan adalah kebalikan dari kemoterapi adjuvan pasca operasi tradisional. Kemoterapi neoadjuvant dapat mengurangi ukuran 50%~70% massa, menurunkan stadium klinis, dan menciptakan kondisi untuk konservasi payudara bagi pasien yang ingin melakukan konservasi payudara. Selain itu, kemoterapi neoadjuvant dapat secara visual mengamati perubahan pembengkakan setelah penggunaan obat, yang menunjukkan arah penggunaan obat setelah operasi. 3 . Terapi endokrin berbantuan Sel epitel payudara normal mengandung berbagai jenis reseptor hormon, seperti reseptor estrogen (ER), reseptor progesteron (PR), dll. Setelah kanker payudara, beberapa kanker payudara dapat mempertahankan fungsi sebagian atau seluruh reseptor hormon dan menjadi tumor yang bergantung pada hormon. Terapi endokrin diperuntukkan bagi bagian pasien ini. Dokter akan memilih obat terapi endokrin yang sesuai dengan status menstruasi pasien, seperti triamsinolon asetonida (tamoxifen), anastrozole (Raninde), letrozole, exemestane, dan sebagainya. 4, Radioterapi Radioterapi memainkan peran yang sangat penting dalam pengobatan kanker payudara. Radioterapi tidak hanya dapat meningkatkan tingkat kontrol lesi lokal dan regional, tetapi juga meningkatkan tingkat kelangsungan hidup jangka panjang pasien kanker payudara. Kontribusi yang lebih besar dari radioterapi adalah memungkinkan dilakukannya operasi pengangkatan kanker payudara. Terapi Bertarget Molekuler Terapi bertarget molekuler adalah memanfaatkan gen spesifik atau produk ekspresi gen yang dapat diekspresikan oleh sel tumor tetapi tidak diekspresikan oleh sel normal atau jarang diekspresikan oleh sel normal untuk membentuk titik target dan membunuh sel tumor secara maksimal. Dalam terapi bertarget molekuler untuk kanker payudara, gen c-erbB-2 menjadi anggota penting. Trastuzumab (Herceptin) adalah obat untuk target ini, dan pengobatan pasien kanker payudara dengan ekspresi berlebih gen c-erbB-2 telah diakui secara luas di seluruh dunia. Penggunaan pengobatan tradisional Tiongkok dengan kemoterapi dapat mengurangi efek samping kemoterapi dan meningkatkan efek kemoterapi, yang telah digunakan secara luas dalam praktik klinis. Perlu dicatat bahwa pasien perlu pergi ke rumah sakit biasa untuk berkonsultasi, jangan berpikir bahwa mendengarkan iklan, menunda pengobatan.