Ada juga kemungkinan bahwa viral load tiga kali lipat positif yang kurang dari nilai tes dapat ditularkan melalui kontak seksual. Ketika seorang pasien menjalani tes viral load virus hepatitis B, meskipun hasil tes berada di bawah batas bawah, tidak menutup kemungkinan virus tersebut masih menular dan dapat ditularkan kepada orang lain melalui kontak seksual. Hal ini dikarenakan meskipun hasil tes load DNA virus Hepatitis B di bawah batas bawah, namun keberadaan virus di dalam tubuh berarti masih ada kemungkinan penularan. Selain itu, rendahnya load DNA virus Hepatitis B juga dapat disebabkan oleh keterbatasan alat tes serta teknik pengujian. Selain itu, virus ini tidak dapat dideteksi dalam darah, tetapi dapat ditemukan dalam jaringan seperti air mani, jaringan limfatik, dan cairan vagina. Selain itu, karena risiko S3 tinggi, pasien perlu menjalani pemeriksaan lanjutan secara teratur untuk memantau perkembangan penyakit, dan dokter spesialis akan memutuskan apakah pengobatan diperlukan.