Ada banyak metode latihan rehabilitasi untuk nekrosis kepala femoralis. Latihan rehabilitasi yang wajar di bawah bimbingan seorang ahli rehabilitasi dapat memberikan efek positif dalam meredakan gejala, mencegah atrofi otot dan mempercepat pemulihan. Hal ini dapat dilakukan dengan berbaring mengangkat kaki lurus, berenang, berbaring mengayuh sepeda dan sebagainya. 1. Berbaring dengan mengangkat kaki lurus, angkat tungkai yang terkena, tekuk sendi pinggul dan lutut sebanyak mungkin tanpa menimbulkan rasa sakit, lalu ratakan tungkai yang terkena. Lakukan ini 200 kali sehari dalam 3 sampai 4 sesi. 2. Posisi duduk, pisahkan hukum: duduk di kursi, tangan di atas lutut, kaki terbuka, selebar bahu, sendi lutut pada saat yang sama untuk memaksimalkan aktivitas ke luar dan ke dalam. 300 kali sehari, dibagi menjadi 3 sampai 4 kali untuk menyelesaikannya. 3. Metode mengangkat kaki berdiri: berpegangan pada perlengkapan, jaga tubuh tetap tegak, angkat tungkai yang sakit, tekuk sendi pinggul dan lutut pada 90 derajat, sehingga tubuh dan paha berada pada sudut yang tepat, lalu turunkan tungkai yang sakit. 300 kali sehari, dibagi menjadi 3 hingga 4 kali untuk menyelesaikannya. 4. Metode rotasi dan adduksi internal: berpegangan pada benda tetap, tungkai bawah dapat melakukan gerakan lingkaran, 300 kali sehari, dibagi menjadi 3 hingga 4 kali hingga selesai. Latihan tambahan: berjalan dengan kruk atau mengendarai sepeda statis, 2 kali sehari, 30 menit setiap kali. Perlu dicatat bahwa jika nekrosis kepala femoralis lebih serius, perawatan bedah diperlukan, dan latihan rehabilitasi dilakukan sesuai dengan persyaratan gaya bedah yang berbeda setelah perawatan. Dianjurkan agar pasien dengan nekrosis kepala femoralis menghindari olahraga yang terlalu berat, memperhatikan untuk tidak menahan beban dalam kehidupan sehari-hari, dan melakukan latihan ilmiah di bawah bimbingan dokter rehabilitasi untuk menghindari cedera sekunder.