1. Apa saja gejala-gejala dari kelumpuhan wajah perifer? Gejala utamanya adalah kelumpuhan otot ekspresi wajah di satu sisi. Garis dahi menghilang, alis tidak bisa dikerutkan, dan celah mata tidak tertutup sepenuhnya. Lipatan nasolabial pada sisi yang sakit menjadi dangkal, sudut mulut terkulai, gigi bengkok ke sisi yang sehat saat menunjukkan, udara bocor saat mengembuskan napas atau bersiul, dan makanan mudah terperangkap di antara pipi pada sisi yang sakit. 2 . Apa saja metode pembedahan untuk mengobati kelumpuhan wajah perifer? (1) Metode penyangga statis: Dengan menggunakan strip fasia yang kuat yang ditanamkan di bawah kulit, area yang lumpuh dipegang erat untuk mencapai keseimbangan dan simetri di kedua sisi dagu dan wajah dalam keadaan statis, sehingga kelainan bentuk dapat diperbaiki, tetapi tidak ada aktivitas ekspresi sukarela. Jenis pembedahan ini mudah dilakukan dan hasilnya lebih dapat diandalkan, sehingga umumnya lebih umum digunakan dan disebut suspensi strip fasia. (2) Metode dukungan daya: Dengan menggunakan transfer dan pencangkokan otot, keseimbangan tidak hanya dapat dicapai dalam keadaan statis, tetapi beberapa kapasitas ekspresif sukarela dapat dipulihkan. Terdapat metode pembedahan seperti transfer dan pencangkokan flap otot, strip fasia flap otot, otot rangka, dll. 3 . Apa yang perlu saya perhatikan dalam kehidupan sehari-hari? Selama fase akut, Anda harus beristirahat dengan baik, menjaga wajah tetap hangat terus menerus, tidak mencuci muka dengan air dingin, memakai masker saat keluar rumah, tidak tidur di dekat jendela, hindari hembusan angin secara langsung, perhatikan perubahan cuaca, tambahkan pakaian tepat waktu untuk mencegah masuk angin. Pasien yang mengonsumsi obat harus benar-benar mengikuti saran medis, tidak menambah atau mengurangi dosis sesuka hati, dan memperhatikan efek sampingnya.