Ada berbagai jenis trombositemia dan kondisinya masing-masing bervariasi, beberapa di antaranya dapat disembuhkan dan tidak dapat digeneralisasi menjadi terminal.
Trombositemia reaktif adalah trombositosis sekunder yang disebabkan oleh sejumlah faktor non-hematologis, yang meliputi infeksi, penyakit kekebalan rematik, efek obat-obatan, defisiensi zat besi, dll. Ketika faktor-faktor ini dihilangkan, jumlah trombosit kembali normal.
Trombositosis spontan disebabkan oleh sejumlah kelainan hematologis yang mengakibatkan peningkatan jumlah trombosit dan memerlukan pengobatan agresif terhadap kelainan yang mendasari ini, yang prognosisnya sangat bervariasi dari kasus ke kasus.
Trombositemia primer adalah penyakit jinak yang berkembang perlahan-lahan, dan perhatian utama adalah mewaspadai risiko perdarahan dan trombosis, terutama pada orang yang lebih tua dan memiliki penyakit kardiovaskular sendiri.