Penyebab kolangiokarsinoma intrahepatik (ICC) tidak diketahui, dan sebagian besar diterima bahwa batu saluran empedu intrahepatik meningkatkan risiko ICC, tetapi bagaimana dengan batu saluran empedu ekstrahepatik? Ada berbagai pendapat dan temuan yang tidak konsisten. Para peneliti melakukan meta-analisis untuk menyelidiki hubungan antara batu saluran empedu yang umum dan batu kandung empedu dengan risiko ICC. Para peneliti mencari PubMed, Embase, Web of Science dan basis data lainnya untuk studi kohort dan kasus-kontrol mengenai hubungan antara batu saluran empedu dan batu kandung empedu dengan risiko ICC. Studi akhir mencakup tujuh studi kasus-kontrol yang melibatkan 123.771 peserta, di mana 4763 (3,85%) di antaranya adalah pasien ICC dan 119.008 adalah pasien kontrol non-kanker. Data penelitian menunjukkan bahwa batu saluran empedu yang sudah ada sebelumnya (batu saluran empedu umum atau batu saluran empedu umum dengan batu saluran empedu intrahepatik) meningkatkan risiko ICC (OR 17,64, 95% CI 11,14-27,95). Kehadiran batu saluran empedu biasa saja juga sangat meningkatkan risiko ICC (OR11,79, 95% CI4,17-33,35). Batu kandung empedu meningkatkan risiko ICC dalam jumlah yang kecil (OR 2,00, 95% CI 1,16-3,42), meskipun terdapat heterogenitas yang cukup besar di antara studi (I (2)? =?78.5 %). Temuan ini menunjukkan bahwa batu saluran empedu, termasuk batu saluran empedu yang umum, merupakan faktor risiko penting untuk kolangiokarsinoma intrahepatik dan pasien dengan penyakit batu empedu harus waspada secara klinis dan dimonitor seperlunya.