Apa saja jenis-jenis tumor?

Tumor biasanya dibagi menjadi dua kategori, jinak dan ganas, sesuai dengan karakteristik pertumbuhan dan tingkat kerusakan yang ditimbulkannya pada tubuh. Baik jinak maupun ganas, tumor dapat diklasifikasikan ke dalam jaringan epitel, jaringan mesenkim, jaringan saraf, jaringan limfopoietik, dan tumor jaringan lainnya menurut asal dan jenis jaringannya. Klasifikasi dan penamaan tumor sebagian besar terkait dengan asal histogenetik, karakteristik biologis, serta lokasi dan ciri-ciri morfologi tumor. Beberapa tumor ganas terjadi pada sel embrionik atau sel induk primordial yang belum matang, yang kemudian disebut sebagai tumor sel ibu (ganas), seperti nefroblastoma dan neuroblastoma. Jika tumor berasal dari sel jinak, maka disebut nefroblastoma jinak atau neuroblastoma jinak. Demikian pula, beberapa tumor jinak yang timbul dari beberapa komponen jaringan juga disebut “tumor”, seperti tumor campuran dan teratoma; jika bersifat ganas, maka disebut juga tumor campuran ganas dan teratoma ganas. Tumor ganas yang terjadi pada jaringan limfatik disebut limfoma dan dapat diklasifikasikan sebagai limfoma Hodgkin (penyakit Hodgkin) atau limfoma non-Hodgkin, tergantung pada ada tidaknya sel R-S. Ada juga leukemia yang terkenal, yang dibagi menjadi dua kategori: akut dan kronis, yang terdiri dari berbagai jenis, tergantung pada perubahan berbagai sel darah. Jika diklasifikasikan menurut organ dan sistem tubuh yang berbeda, tumor ini dapat dibagi menjadi tumor tengkorak, kepala dan leher, pernapasan, peredaran darah, pencernaan, saluran kemih, endokrin, reproduksi, tulang, serta kulit dan jaringan lunak. Singkatnya, tumor dari berbagai jaringan di berbagai bagian tubuh manusia dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama: jinak dan ganas. Tentu saja, ada juga beberapa tumor yang berada di antara jinak dan ganas. Meskipun jinak, sel-selnya berkembang biak secara aktif. Sulit untuk menentukan apakah tumor tersebut jinak atau ganas, sehingga disebut “tumor batas” atau “tumor junctional”.