Dapatkah Anda merasakan jantung janin di awal kehamilan?

Pada awal kehamilan, jantung janin tidak dapat dirasakan dengan tangan, tetapi dapat dideteksi dengan USG atau monitor denyut jantung janin. Pada akhir kehamilan, selain USG dan pemantauan jantung janin, dokter juga dapat mendengarkan suara jantung janin melalui stetoskop. Jantung janin, yaitu detak jantung janin, dapat mencerminkan keadaan janin di dalam rahim, dan akan peka terhadap perubahan ketika janin kekurangan oksigen karena berbagai alasan. Denyut jantung janin yang normal adalah 110-160 denyut per menit. Denyut jantung janin yang normal bervariasi dari waktu ke waktu tergantung pada lingkungan intrauterin. Perubahan denyut jantung janin merupakan tanda regulasi normal sistem saraf pusat dan tanda bahwa janin dalam kondisi baik di dalam rahim. Jika denyut jantung janin >160 denyut/menit dan berlangsung selama lebih dari 10 menit, hal ini disebut takikardia janin. Jika denyut jantung janin <110 denyut per menit selama lebih dari 10 menit, maka disebut bradikardia. Pada kebanyakan kasus, detak jantung janin yang tidak normal berarti janin menderita kekurangan oksigen di dalam rahim, dan semakin parah kelainannya, semakin banyak janin yang kekurangan oksigen. Jika seorang wanita hamil memantau detak jantung janinnya di rumah dan terjadi kelainan, ia harus segera mencari pertolongan medis untuk pemeriksaan dan pengobatan.