Apa saja tes infertilitas yang pertama kali dilakukan?

1, USG USG merupakan item pemeriksaan rutin dalam pemeriksaan infertilitas wanita, melalui pemeriksaan USG dapat mengetahui perkembangan rahim wanita dan aksesoris serta posisi morfologi, dan memiliki pemahaman umum tentang organ reproduksi wanita. Ini memiliki banyak arti penting dalam menentukan penyebab infertilitas wanita. 2, histeroskopi Histeroskopi adalah pemeriksaan invasif minimal, pemeriksaan ini dapat secara langsung mengamati saluran serviks, rongga rahim dan bentuk tuba falopi bilateral, tetapi juga dapat secara langsung di bawah pengamatan biopsi, dan pada saat yang sama untuk beberapa lesi dapat disinkronkan dengan pengobatan waktu untuk melihat gosokan. 3, pemeriksaan tuba falopi Pemeriksaan tuba falopi juga menjadi fokus pemeriksaan infertilitas wanita, pemeriksaan tuba falopi memiliki banyak metode, yang paling sering digunakan adalah pencitraan tuba, pencitraan tidak hanya dapat mengetahui kondisi tuba falopi wanita, tetapi juga dapat mengetahui kondisi rahim, pencitraan tuba pada haid yang bersih setelah 2 sampai 7 hari. 4, penentuan endokrin pemeriksaan kromosom Pemeriksaan endokrin terutama pada hormon perangsang folikel wanita, hormon luteinising, analisis prolaktin dan estradiol, waktu pengambilan sampel darah untuk darah menstruasi 2-4 hari puasa, jika ada keluarga dengan kelainan genetik, maka perlu dilakukan pemeriksaan genetik. Apa saja tindakan pencegahan untuk pemeriksaan infertilitas pertama kali? 1, perhatikan riwayat kesehatan masa lalu Dengan memperhatikan riwayat kesehatan masa lalu, banyak riwayat kesehatan yang berhubungan dengan infertilitas yang harus diperhatikan, seperti ada tidaknya fibroid rahim dan sebagainya. 2, perhatikan waktu pemeriksaan infertilitas Catatan pemeriksaan infertilitas, hal ini mungkin tidak diketahui, ada banyak item pemeriksaan infertilitas, dan item pemeriksaan infertilitas yang berbeda pada waktu pemeriksaan infertilitas juga peraturan yang ketat, jadi pertama kali melakukan pemeriksaan infertilitas pasangan, dan tidak dapat diselesaikan dalam satu hari semua item pemeriksaan infertilitas, untuk melakukan seluruh rangkaian item pemeriksaan infertilitas, waktu tidak akan lebih dari Tidak akan memakan waktu lebih dari satu bulan untuk melakukan seluruh rangkaian item pemeriksaan infertilitas. Kadang-kadang pantang dan kadang-kadang hubungan seksual diperlukan sebelum dan sesudah tes infertilitas, kadang-kadang pantang dan kadang-kadang hubungan seksual diperlukan, misalnya, pantang diperlukan setelah pencitraan tuba, dan misalnya, pantang diperlukan selama 3 hari sebelum “tes pasca-sanggama”, dan kemudian tes diperlukan 2-8 jam setelah hubungan seksual. 4, perlu melakukan satu set lengkap item pemeriksaan infertilitas Pemeriksaan infertilitas, harus memastikan untuk melakukan satu set lengkap, untuk menghindari penghilangan penyebab infertilitas, tetapi juga untuk membuat diagnosis setelah perawatan dapat dilakukan dengan lancar. Secara klinis, banyak pasangan infertil yang memiliki lebih dari satu penyebab infertilitas, oleh karena itu perlu dilakukan pemeriksaan infertilitas secara lengkap untuk mengetahui penyebab infertilitas, sampai batas tertentu, untuk menghindari situasi dimana pengobatan tidak efektif. 5, pemeriksaan pria sebelum, wanita setelah pemeriksaan Infertilitas, ikuti pemeriksaan pria dan kemudian lakukan pemeriksaan wanita, ketika pemeriksaan pria normal, lakukan pemeriksaan wanita dapat menghindari beberapa trauma dalam pemeriksaan wanita.