Seorang anak laki-laki berusia 25 tahun yang tidak mencari pertolongan medis karena flu berakhir dengan pneumonia, yang mahal dan berbahaya bagi kesehatannya

(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan ilmiah secara umum dan informasi dalam konten berikut ini telah diproses untuk melindungi privasi pasien)

Abstrak: Infeksi virus sering terjadi dalam praktik klinis, yang paling umum adalah infeksi virus pernapasan, seperti pilek, yang dapat menyebabkan gejala seperti demam dan hidung tersumbat dan berair, dan dapat berkembang menjadi pneumonia virus jika tidak ditangani. Dalam kasus ini, flu virus berkembang menjadi pneumonia virus karena pengobatan sendiri dan penundaan pengobatan. Setelah konsultasi dan pengobatan antivirus, antipiretik, dan rehidrasi standar, kondisi pasien membaik dan ketidaknyamanannya menghilang, dan tes darah serta pemeriksaan CT dada kembali normal.

Informasi dasar】Pria, 25 tahun

Jenis penyakit】Pneumonia virus

Rumah Sakit】Rumah Sakit Distrik Huairou Pengobatan Tradisional Tiongkok Beijing

Tanggal Konsultasi】 9 Mei 2022

Regimen pengobatan】Pengobatan antipiretik (injeksi aminobarbital majemuk, tablet aminofenol pseudo-malmefene II / tablet aminobenzim) + pengobatan rehidrasi garam + pengobatan antivirus (kapsul fosfat oseltamivir, butiran Jinhua Qingxian)

Periode perawatan】7 hari perawatan rawat jalan, 1 bulan masa tindak lanjut

Efektivitas】Gejala tidak nyaman hilang, tes darah dan tes CT dada normal

I. Konsultasi awal

Tiga hari yang lalu, pasien mulai mengalami hidung tersumbat dan berair, demam, tidak enak badan, dan gejala tidak nyaman lainnya setelah mandi hujan, dan suhu tubuhnya berfluktuasi dari 37,5-38 ℃. Pada hari ketiga, suhu tubuhnya naik menjadi 39℃ di malam hari, dan tubuhnya terasa lemas karena sakit serta batuk. Pneumonia akibat virus. 

II. Perawatan

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan pemeriksaan fisik, suhu tubuh pasien meningkat hingga 40°C. Pasien menunjukkan gejala-gejala seperti limbung saat berjalan dan kondisi mental yang buruk. Pasien diberitahu tentang adanya demam tinggi dan pneumonia dan disarankan untuk rawat inap di rumah sakit, namun pasien menolak karena biayanya yang mahal. Mengingat sebagian besar pasien dengan pilek saat ini termasuk dalam influenza B, pasien diberi resep kapsul oseltamivir fosfat dan pelet kliring bunga emas untuk pengobatan antivirus, bersama dengan tablet aminofenol pseudo-malmefene II/tablet aminobenzim untuk mengurangi demam dan memperbaiki gejala lainnya. Pasien diinstruksikan untuk pulang, minum banyak cairan, istirahat, dan kembali ke klinik dalam 2 hari, dan kembali lagi jika gejalanya memburuk.

III. Pengaruh pengobatan

Setelah 3 hari, pasien tidak kembali ke rumah sakit dan ditindaklanjuti melalui telepon. CT dada pasien diulang 1 bulan kemudian dan tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan.

IV. Catatan

Kami senang bahwa pasien telah membaik dengan pengobatan. Rehabilitasi virus pilek dan pneumonia didasarkan pada penggunaan obat antivirus dan pengontrol gejala di satu sisi dan daya tahan tubuh pasien di sisi lain. Pasien perlu beristirahat, menghindari aktivitas dan kedinginan, serta meningkatkan daya tahan tubuh, jika tidak, waktu pemulihan akan lama dan bahkan dapat menyebabkan kambuhnya penyakit. Sebagian besar virus pilek dan pneumonia menular dan dapat menyebar melalui saluran pernapasan. Oleh karena itu, pasien harus memperhatikan isolasi sendiri, tinggal sendiri di ruangan berventilasi baik, hindari kontak dekat dengan anggota keluarga, berbagi makanan, dan memperhatikan kebersihan tangan.

V. Wawasan pribadi

Kami telah melihat banyak kasus di mana penyakit ini memburuk karena kurangnya pengobatan tepat waktu, beberapa karena terlalu percaya diri dengan daya tahan tubuh mereka sendiri, beberapa karena kurangnya pemahaman tentang penyakit ini, dan beberapa karena kurangnya konsultasi tepat waktu karena biaya. Dalam kasus ini, pasien enggan berobat karena biayanya, yang menyebabkan penyakitnya semakin parah dan akhirnya menggandakan biaya pengobatan. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, gizi seimbang, olahraga ringan, istirahat yang cukup, menghindari kelelahan dan mempertahankan gaya hidup sehat adalah langkah yang paling ekonomis dan sehat untuk mencegah penyakit.