Jika Anda mengalami keputihan berwarna kekuningan dengan bau amis tetapi tidak gatal, pertimbangkan terjadinya infeksi. Dianjurkan agar Anda terlebih dahulu pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin keputihan untuk diagnosis dan pengobatan lebih lanjut. Penyebab umum dan pengobatannya 1. Vaginitis bakteri: Hal ini dapat disebabkan oleh penurunan laktobasilus di dalam vagina, yang mengakibatkan perubahan lingkungan asam dan ketidakseimbangan flora. Diagnosis harus dikonfirmasi dengan pemeriksaan apusan sekresi vagina. Obat anti-anaerobik seperti metronidazole, tinidazole dan klindamisin harus digunakan sesuai resep dokter, dan supositoria Lactobacillus juga dapat digunakan untuk pengobatan lokal. 2. Penyakit radang panggul: Infeksi retrograde bakteri, yang mencapai panggul melalui rahim dan tuba falopi, dapat menyebabkan penyakit radang panggul, dengan keputihan yang meningkat dan manifestasi kekuningan, sering disertai dengan rasa sakit di perut bagian bawah. Kolposkopi dan tes apusan serviks harus dilakukan di rumah sakit untuk memastikan penyebab penyakit dan kemudian mengobati gejalanya. Fisioterapi dapat mencakup microwave dan sinar inframerah, antibiotik sefalosporin dan metronidazol seperti yang diresepkan oleh dokter. Berhati-hatilah untuk makan makanan yang tinggi protein, kalori dan vitamin serta minum banyak air. Jangan menggosok vulva dengan obat atau sabun yang mengiritasi dan hindari menggaruk. Hindari memiliki banyak pasangan seksual, gunakan kondom sebanyak mungkin untuk mencegah kehamilan, dan perkuat latihan fisik untuk meningkatkan ketahanan fisik.